Siak  

Terancam Tak Bisa Mencari Cuan, Ketua SPTI Siak Unggal Gultom Bilang Begini

Terancam Tak Bisa Mencari Cuan, Ketua SPTI Siak Unggal Gultom Bilang Begini
Screenshot

Ketua SPTI Siak Unggal Gultom (istimewa)

SIAK.- Perseteruan antara dua kubu kepemimpinan SPTI di Kabupaten Siak memasuki babak baru.

Usai saling lempar batu dan saling pukul sejak sehari yang lalu, kini kedua belah kubu SPTI di Kota Industri Perawang tersebut harus menerima kenyataan pahit.

Bagaimana tidak, usai didatangi Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi di kantor sekretariat masing-masing pada Rabu (5/6) petang. Kedua kubu SPTI tersebut terancam tidak bisa bekerja melakukan aktifitas bongkar muat.

Seperti yang disubut Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi, dihadapan seluruh anggota SPTI petang itu.

“Untuk sementara waktu, kegiatan bongkar muat di Kecamatan Tualang, kami hentikan,” tegas Kapolres.

“Ini semua untuk Kamtibmas yang kondusif di Kecamatan Tualang,” tambah perwira berpangkat dua melati itu.

Menyikapi hal tersebut, ketua SPTI Unggal Gultom angkat bicara. Dia bilang pihaknya menerima dengan lapang hati segala keputusan yang diambil oleh Kapolres Siak beserta jajaran.

Menurut UG, sapaan ketua SPTI Siak itu,  keputusan tersebut tentunya untuk kebaikan bersama, dimana untuk memberikan rasa aman dan membuat situasi Kamtibmas yang kondusif di Kota Perawang pasca terjadi keributan sejak sehari lalu.

UG berharap, kisruh ini cepat selesai, agar anggota nya bisa kembali bekerja guna mencari nafkah untuk menghidupi keluarga.

“Semoga badai ini cepat berlalu, kita semua selalu damai dan bisa bekerja seperti sedia kala,” tutupnya memungkasi.

Exit mobile version