Sumbar.– Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit dump truk tronton dan minibus Daihatsu Terios terjadi Senin sore (12/5/2025) di Jalan Lintas Sumbar–Riau KM 198, Jorong Pasar Buyuah, Kenagarian Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Peristiwa tragis ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Kejadian tersebut berlangsung sekira pukul 16.00 WIB di dekat Rumah Makan Kelok Indah.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, kecelakaan diduga terjadi akibat minibus melaju dengan kecepatan tinggi hingga melewati jalur dan menabrak dump truk dari arah berlawanan.
“Iya benar, telah terjadi kecelakaan antara truk dan minibus yang menyebabkan adanya korban jiwa,” kata Iptu Zarwiko.
Ia menjelaskan, kendaraan dump truk Hino tronton dengan nomor polisi BM 9646 MU dikemudikan oleh Irvan Firnandes (22), bergerak dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh.
Sementara itu, minibus Daihatsu Terios yang dikemudikan Endi Kurniawan (35) datang dari arah sebaliknya.
“Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan minibus yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi melebar ke kanan jalan dan menabrak dump truk,” ungkap Zarwiko.
Minibus tersebut mengangkut delapan orang penumpang. Dua di antaranya, yang merupakan perempuan, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, enam orang korban luka-luka telah dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Berikut data korban dalam kecelakaan tersebut:
Pengemudi Dump Truk:
1. Irvan Firnandes (22), warga Jorong Pasar Baru, Kenagarian Pangkalan, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.
Pengemudi Minibus:
2. Endi Kurniawan (35), warga Desa Air Panas, Kecamatan Pendalian IV Koto, Rokan Hulu, Riau.
Penumpang Minibus:
3. Helmi Susanti (31) – Meninggal dunia
4. Sopro Liani (32) – Meninggal dunia
5. Muhammad Riki Kurniawan (9)
6. Muhammad Abi Pratama (7)
7. Syafran (38)
8. Ghazia Majiddah (12)
9. Muhammad Lutvi Hamdi (38)
Seluruh penumpang minibus diketahui berasal dari Desa Air Panas, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.
Hingga berita ini tayang, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Iptu Zarwiko mengimbau para pengendara untuk senantiasa berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan, terutama di jalur lintas antar provinsi yang rawan kecelakaan.






