Singapura Berduka, Goh Cheng Liang Taipan Visioner di Balik Kejayaan Nippon Paint Tutup Usia 98 Tahun

Singapura Berduka, Goh Cheng Liang Taipan Visioner di Balik Kejayaan Nippon Paint Tutup Usia 98 Tahun

Goh Cheng Liang Semasa Hidup

Singapura, — Dunia bisnis Singapura kehilangan salah satu tokoh legendarisnya. Goh Cheng Liang, pendiri Wuthelam Holdings sekaligus mitra utama Nippon Paint, meninggal dunia Selasa pagi di usia 98 tahun.

Beliau menghembuskan napas terakhir dengan tenang di hadapan dan pangkuan keluarga tercinta.

Dikenal sebagai sosok visioner yang sederhana, Goh membangun kerajaan bisnis cat dari usaha kecil hingga menjadi salah satu produsen cat terbesar di dunia.

Melalui kemitraan strategis dengan Nippon Paint Jepang, Goh berhasil membawa merek tersebut dikenal luas di Asia, termasuk Indonesia.

“Tuan Goh bukan hanya seorang pengusaha sukses, tetapi juga teladan dalam kerja keras, ketekunan, dan integritas. Beliau mengajarkan kami bahwa visi besar harus dijalani dengan hati yang rendah,” ujar salah satu perwakilan keluarga dalam pernyataan resmi.

Lahir dan besar di Singapura, Goh memulai langkah bisnisnya pada 1949 dengan mendirikan Pigeon Brand. Enam tahun kemudian, ia menjadi distributor Nippon Paint dan pada 1962 mendirikan Nippon Paint Singapura.

Perjalanan tersebut berlanjut dengan pendirian Wuthelam Holdings pada 1974, yang kemudian pada tahun 2020 menjadi pemegang saham terbesar Nippon Paint, dengan kepemilikan hampir 60 persen saham.

Selain di sektor cat, Goh juga aktif di bidang properti, termasuk mengembangkan dan menjual Liang Court, serta mendirikan Rumah Sakit Mount Elizabeth, salah satu rumah sakit swasta ternama di Asia.

Dengan kekayaan bersih yang tercatat mencapai USD 13 miliar (sekitar SGD 16,7 miliar atau Rp 211 triliun), Goh tetap dikenal sebagai sosok yang rendah hati.

“Warisan beliau bukan hanya pada gedung-gedung atau perusahaan besar, tetapi pada semangat dan nilai-nilai yang ditinggalkan untuk generasi mendatang,” ungkap seorang kolega yang telah bekerja bersamanya lebih dari tiga dekade.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa upacara penghormatan terakhir akan dilaksanakan secara tertutup.

Exit mobile version