Pekanbaru — Upaya memperketat pengawasan serta menciptakan kondisi Rutan yang aman dan tertib, personel TNI dari Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru ikut mendampingi razia gabungan di Rumah Tahanan Kelas I A Sialang Bungkuk, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Jumat (10/10) malam.
Kegiatan dimulai sekira pukul 22.00 WIB dan berlangsung hingga larut malam dengan situasi kondusif.
Razia gabungan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Maizar, Bc.IB., Esos, Karutan Kelas I A Pekanbaru, Erwin Siregar, KPR Boni Manulang, Kasi Pengelolaan Rutan Budi Hamidi, serta Kabid Kanwil Nimrot Sihotang.
Dari unsur pengamanan wilayah turut hadir Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serda Hari Surachman dan Serda Yusuf Gunawan, serta Bhabinkamtibmas Polsek Tenayan Raya.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan dan pengarahan singkat di halaman Rutan.
Setelah itu, tim dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan pemeriksaan di blok-blok hunian warga binaan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, dengan tetap menjunjung tinggi etika dan keamanan agar tidak menimbulkan gejolak di dalam lingkungan Rutan.
Dari hasil razia tersebut, petugas gabungan menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar napi.
Di antaranya delapan unit kabel listrik, enam sendok besi, dua kipas angin portabel, empat alat cukur, dua pisau kater, dan lima colokan sambung.
Seluruh barang temuan tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti untuk ditindaklanjuti pihak Rutan.
Kepala Rutan Kelas I A Pekanbaru, Erwin Siregar, bilang bahwa razia ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan dan menegakkan disiplin di dalam Rutan.
“Kami tidak akan mentolerir adanya barang-barang terlarang di kamar warga binaan. Ini adalah langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan di dalam Rutan,” tegasnya.
Sementara itu, Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serda Hari Surachman, mengatakan bahwa kehadiran TNI dalam razia ini merupakan bentuk sinergi antara aparat keamanan dan lembaga pemasyarakatan.
“Kami siap bersinergi dengan pihak Rutan dan Polri untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Pendampingan ini juga sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas di wilayah binaan,” ungkapnya.
Razia gabungan yang berlangsung hingga tengah malam tersebut berjalan tertib dan tanpa perlawanan dan gejolak dari warga binaan.
Situasi Rutan kembali normal setelah pemeriksaan selesai. Pihak Rutan memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan ketat terhadap aktivitas warga binaan demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, aman, dan bebas dari pelanggaran.






