Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Siak Buktikan Kinerja Prima, Raih Peringkat II Terbaik SP4N-LAPOR se-Riau

Siak Buktikan Kinerja Prima, Raih Peringkat II Terbaik SP4N-LAPOR se-Riau
Screenshot

PekanbaruPemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Riau. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab Siak berhasil meraih peringkat kedua terbaik dalam Pengelolaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) tahun 2025.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan SP4N-LAPOR! yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Kantor Gubernur Riau, Kamis (9/10) lalu.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Turut hadir dari Kabupaten Siak, H. Rozi Chandra, selaku Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Siak, dan Kepala Dinas Kominfo Siak, Romy Lesmana Dermawan, yang berkesempatan memaparkan praktik baik (best practice) dalam tata kelola pengaduan masyarakat di Siak.

Kepada awak media, Romy Lesmana menjelaskan bahwa Pemkab Siak telah membangun sistem pengelolaan pengaduan yang terintegrasi dan responsif, sehingga mampu mencatat 176 laporan masyarakat sepanjang tahun berjalan dengan tingkat tindak lanjut mencapai 99 persen.

Waktu rata-rata respon pengaduan kata Romy hanya 1 hari kerja, dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 5.

“Capaian ini bukan hanya soal angka, tapi tentang komitmen kami dalam menghadirkan pemerintahan yang benar-benar mendengar rakyat,” ujarnya.

Kami, lanjut Romy, memastikan setiap aduan masyarakat ditindaklanjuti cepat, ditangani tuntas, dan diinformasikan kembali secara terbuka.

Menurut Romy, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang baik antar perangkat daerah di lingkungan Pemkab Siak.

Setiap laporan masyarakat yang masuk melalui kanal SP4N-LAPOR! langsung diteruskan ke perangkat daerah terkait, dengan mekanisme pemantauan yang terukur dan pengawasan berlapis agar tidak ada laporan yang tertunda.

Romy bilang, sistem yang berjalan di Siak kini tidak sekadar menampung keluhan, tetapi menjadi alat ukur kepekaan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga telah memperkuat tata kelola pengaduan melalui kebijakan, SOP, dan Peraturan Bupati (Perbup) yang memastikan standar pelayanan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas publik.

“Kami ingin memastikan masyarakat tahu bahwa suara mereka didengar, diproses, dan membuahkan hasil. Transparansi dalam setiap tindak lanjut menjadi kunci kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegasnya.

Selain kebijakan struktural, Diskominfo Siak juga gencar melakukan sosialisasi dan edukasi publik agar masyarakat aktif menggunakan kanal pengaduan resmi SP4N-LAPOR!.

Pendekatan ini ujar Romy, dilakukan secara digital dan tatap muka di berbagai kecamatan, termasuk melalui forum dialog warga.

Romy juga bilang, meski telah berada di posisi kedua terbaik se-Riau, pihaknya tidak akan berhenti berinovasi. Ke depan, Diskominfo Siak akan memperkuat proaktivitas respon cepat, mengembangkan analisis data pengaduan berbasis teknologi, dan membangun integrasi laporan lintas sektor agar penyelesaian masalah bisa lebih efektif.

“Prestasi ini adalah motivasi, bukan garis akhir. Kami ingin menjadikan SP4N-LAPOR! sebagai jantung dari pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat Siak,” tutup Romy memungkasi.

57 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png