Siak  

Rutan Siak Gelar Razia dan Tes Urine untuk Lingkungan Aman

Rutan Siak Gelar Razia dan Tes Urine untuk Lingkungan Aman

Siak. – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura bersama Aparat Penegak Hukum (APH) kembali menguatkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Sebagai wujud dari komitmen terhadap Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rutan Siak melakukan razia kamar hunian dan tes urine bagi petugas serta warga binaan pada Senin (4/11).

Langkah ini menegaskan komitmen Rutan Siak untuk memberantas barang-barang terlarang yang dapat mengganggu proses pembinaan.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR), Satriyo, ini menyasar dua kamar hunian yang diperiksa secara detail oleh tim gabungan yang terdiri dari 10 petugas Rutan Siak serta personel dari Polsek dan Koramil Siak.

“Kami ingin memastikan bahwa lingkungan rutan bersih dari benda-benda yang dilarang dan dapat mengganggu keamanan. Ini adalah upaya nyata kami dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif,” ujar Satriyo.

Selama razia, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di lingkungan rutan, seperti handphone, powerbank, handsfree, pisau cukur, sendok besi, cermin kaca, dan gunting kuku. Barang-barang tersebut kemudian disita untuk mencegah potensi gangguan.

“Barang-barang ini meskipun terlihat sepele, tetapi bisa memicu ketidak tertiban jika tidak diawasi,” sambung Satriyo.

Selain itu, tes urine dilakukan pada 5 petugas dan 5 warga binaan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan rutan. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh sampel negatif narkoba, yang menjadi sinyal positif bahwa Rutan Siak tetap konsisten menjaga lingkungan bebas narkoba.

Kepala Rutan Kelas IIB Siak, Tonggo Butarbutar, menegaskan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan ketat terhadap warga binaan dan petugas.

“Kami berkomitmen untuk menjaga rutan tetap bebas dari barang-barang terlarang dan penyalahgunaan narkoba. Ini bukan hanya tugas, tapi juga tanggung jawab kami kepada masyarakat dan komitmen kami terhadap amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” jelas Tonggo.

Tonggo berharap razia gabungan ini dapat meningkatkan kesadaran semua pihak di dalam rutan akan pentingnya lingkungan yang aman dan kondusif.

“Dengan upaya yang berkelanjutan, kami berharap dapat menciptakan suasana yang mendukung proses pembinaan sehingga warga binaan bisa menjalani masa tahanan dengan baik dan siap kembali ke masyarakat,” tutupnya memungkasi.

Penulis: DollyEditor: RE 01
Exit mobile version