Polres Siak Siapkan Pengamanan Debat Publik Pilkada

Polres Siak Siapkan Pengamanan Debat Publik Pilkada

AKBP Asep Sujarwadi bersama PJ Bupati Siak dan Forkopimda lainnya usai menggelar rakor persiapan pengamanan Debat Publik Pilkada

SIAK. — Menjelang debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Siak yang akan digelar 2 November 2024 di Hotel Pangeran Pekanbaru, Polres Siak bersama jajaran pemerintahan dan aparat keamanan lainnya mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) di Gedung EDL Polres Siak, Kecamatan Dayun, Rabu (30/10/2024).

Rakor ini bertujuan untuk memastikan kesiapan keamanan guna menciptakan suasana yang kondusif selama debat berlangsung, sehingga masyarakat dapat menyaksikan tahapan Pilkada ini dengan tenang.

Kapolres Siak, AKBP Asep Sujarwadi, menyampaikan pentingnya pengamanan ketat mengingat acara ini akan diselenggarakan di luar wilayah Kabupaten Siak, sehingga persiapan ekstra diperlukan.

“Kami dari Polres Siak telah berkoordinasi dengan Polda Riau untuk memastikan pengamanan dari keberangkatan hingga acara berlangsung. Tujuan utama kita adalah memastikan debat publik berjalan aman dan lancar,” ujar AKBP Asep.

Pada kesempatan itu, Asep menjelaskan bahwa sebanyak 144 personel keamanan akan diterjunkan, terdiri dari 88 personel Polri, 16 personel TNI, 25 dari Dinas Perhubungan, dan 15 personel Satpol PP. Komposisi ini masih dapat berubah menyesuaikan situasi di lapangan pada hari pelaksanaan.

“Pengamanan yang kita persiapkan mencakup tidak hanya area debat, tetapi juga rute menuju lokasi, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan seluruh pihak yang terlibat,” ujar Alumni Akpol 2002 itu.

Pjs. Bupati Siak, Indra Purnama, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Polres Siak dan semua pihak yang berperan dalam mempersiapkan keamanan debat publik ini. Indra menekankan pentingnya kontrol teknis peserta yang hadir.

“Kami mengapresiasi koordinasi yang sangat baik hari ini. Tentunya, pengamanan harus menjadi perhatian ekstra baik dari kepolisian maupun TNI untuk memastikan acara ini berlangsung tertib dan aman,” ujarnya.

Selain itu, Pjs. Bupati Indra mengusulkan agar setiap pendukung calon yang hadir diberi identitas khusus untuk mempermudah pengawasan.

“Setiap orang yang masuk harus menggunakan ID card khusus yang dicap dan dikeluarkan oleh Polres Siak. Hal ini agar ketertiban tetap terjaga. Kami juga mengimbau agar setiap LO (Liaison Officer) paslon memberi pemahaman kepada para pendukungnya agar tetap tertib,” tambahnya.

Ketua Bawaslu Siak, Zulfadli Nugraha, turut mengingatkan peran penting LO masing-masing paslon dalam memastikan ketertiban pendukung selama debat berlangsung. Ia meminta setiap LO menunjuk penanggung jawab bagi massa pendukung untuk saling koordinasi.

“Kami harap tiap LO segera membentuk dan melaporkan penanggung jawab masing-masing untuk memastikan ketertiban dari awal hingga akhir debat,” kata Zulfadli.

Zulfadli juga mengajak para kandidat untuk tetap menjaga etika selama debat berlangsung dan menghindari serangan pribadi.

“Kami berharap setiap kandidat lebih menonjolkan visi, misi, dan program yang mereka tawarkan, dan menghindari hal-hal yang sifatnya menyerang pribadi lawan,” ungkapnya.

Pernyataan ini disambut baik oleh peserta rapat sebagai bagian dari upaya menjaga suasana debat yang damai dan profesional.

Ketua KPU Siak, Said Dharma Setiawan, yang juga hadir dalam Rakor ini menyatakan komitmennya untuk mengupayakan debat publik ini berlangsung terbuka dan dapat diakses masyarakat secara luas. Debat akan disiarkan secara streaming di kanal KPU Siak dan juga melalui tayangan tunda di televisi nasional, sehingga masyarakat dapat terlibat dalam proses demokrasi ini.

Sementara itu, Dandim 0322/Siak, Letkol Arh Riyanto Budi Nugroho, juga menyampaikan dukungannya terhadap langkah-langkah pengamanan yang telah disusun bersama.

“Kami mendukung setiap langkah-langkah pengamanan yang telah direncanakan. Sinergi antara TNI, Polri, dan semua pihak terkait akan memastikan stabilitas keamanan selama Pilkada,” ujarnya memungkasi.

Penulis: DollyEditor: RE 01
Exit mobile version