Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Polisi Usut Kematian Gajah Sumatera di Pelalawan, Kepala Ditemukan Terpotong

6006c8c7 6697 4aee 971a c67aeab246eb
Pihak Kepolisian Lakukan Olah TKP di Lokasi Penemuan Bangkai Gajah Sumatera di Ukui, Pelalawan Riau.
6006c8c7 6697 4aee 971a c67aeab246eb
Pihak Kepolisian Lakukan Olah TKP di Lokasi Penemuan Bangkai Gajah Sumatera di Ukui, Pelalawan Riau.

PELALAWAN  riauexpose.com— Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan intensif terkait temuan seekor gajah Sumatera yang ditemukan tewas di kawasan konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), tepatnya di Sektor Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Penemuan bangkai satwa dilindungi tersebut langsung ditindaklanjuti Polres Pelalawan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu (4/2/2026).

Proses pengecekan melibatkan tim gabungan dari Polres Pelalawan, Bidlabfor Polda Riau, Ditkrimsus Polda Riau, Polisi Kehutanan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta pihak PT RAPP selaku pemegang konsesi wilayah.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata, mengatakan bangkai gajah ditemukan dalam kondisi tidak utuh.

Bagian kepala diketahui telah terpisah dari tubuh, sementara posisi badan gajah berada dalam keadaan duduk.

“Penyelidikan masih terus berjalan. Kami melakukan olah TKP, nekropsi, serta memeriksa saksi-saksi guna memastikan penyebab kematian satwa tersebut,” ujar AKP I Gede Yoga Eka Pranata.

Tim Bidlabfor Polda Riau yang dipimpin IPTU Imam Yusuf Hanura, MH, turut melakukan pengambilan sampel tanah di sekitar lokasi bangkai untuk kepentingan uji laboratorium sebagai bagian dari pembuktian ilmiah.

Pihak PT RAPP menyatakan komitmen untuk mendukung penuh proses penyelidikan. Melalui humas perusahaan, PT RAPP menegaskan kesiapan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna mengungkap penyebab kematian gajah Sumatera tersebut.

Sementara itu, saksi pertama yang menemukan bangkai, Winarno, mengaku mencium bau menyengat dari arah hutan pada Senin malam (2/2/2026).

Setelah ditelusuri, ia menemukan seekor gajah telah mati dan segera melaporkan kejadian itu kepada pihak keamanan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polres Pelalawan dan Polsek Ukui langsung mendatangi lokasi pada Selasa (3/2/2026). Sehari kemudian, tim gabungan melakukan nekropsi di tempat kejadian.

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung. Polres Pelalawan menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam dugaan kejahatan terhadap satwa dilindungi.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau menghubungi layanan Call Center 110 apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana terhadap satwa liar.

72 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png