Polda Riau Tindak Tegas SPBU Nakal, Kelangkaan Solar di Pekanbaru Diharapkan Segera Teratasi

Polda Riau Tindak Tegas SPBU Nakal, Kelangkaan Solar di Pekanbaru Diharapkan Segera Teratasi
Screenshot

Salah satu SPBU di Kota Pekanbaru

Pekanbaru – Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, menginstruksikan jajarannya untuk bertindak tegas terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terbukti bermain curang dalam distribusi solar.

Perintah tersebut disampaikan menyusul kelangkaan solar yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru dan Kabupaten lainnya di Provinsi Riau.

Irjen Iqbal telah memerintahkan Kapolresta Pekanbaru dan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Riau untuk segera melakukan penyelidikan di lapangan.

“Saya sudah perintahkan tim sejak beberapa hari lalu untuk turun ke lapangan. Jika ditemukan SPBU nakal, langsung tindak tegas sesuai bukti yang ada,” tegas Iqbal.

Berdasarkan hasil pantauan Direktorat Reskrimsus Polda Riau dan Satreskrim Polresta Pekanbaru, penyebab antrean panjang bukanlah ulah oknum, melainkan karena kehabisan kuota solar di beberapa SPBU.

Lokasi yang terdampak di antaranya SPBU di Jalan Soekarno Hatta, Jalan Siak II, Jalan Sembilang, Jalan Riau, dan Jalan Garuda Sakti.

Kasubdit IV Tipidter Reskrimsus Polda Riau, Kompol Nasruddin, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU.

“Dari hasil penyelidikan, memang ditemukan beberapa SPBU kehabisan kuota solar, tetapi tidak ada indikasi penyalahgunaan BBM di lokasi tersebut,” ungkap Nasruddin.

Untuk mengatasi kelangkaan ini, Pertamina telah mengajukan penambahan kuota solar ke BPH Migas. Permohonan tersebut disetujui, dan tambahan kuota sebesar 4.000 kiloliter telah mulai didistribusikan ke SPBU di Pekanbaru.

Menurut Nasruddin, pasokan tambahan ini diperkirakan mampu menormalkan distribusi solar di SPBU pada Jumat, 20 Desember 2024.

Polisi terus berkoordinasi dengan Pertamina guna memastikan distribusi berjalan lancar. Petugas juga dikerahkan untuk memantau langsung kondisi di lapangan demi menghindari potensi penyalahgunaan.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi mengalami antrean panjang saat mengisi solar di SPBU.

“Kita akan terus memantau perkembangan situasi ini. Harapannya, masalah kelangkaan solar dapat segera teratasi dan tidak terulang kembali di masa mendatang,” kata Kompol Nasruddin.

Upaya kolaboratif dari kepolisian dan Pertamina, masyarakat Pekanbaru diharapkan dapat kembali mendapatkan akses solar secara normal dan tanpa antrean mengular.

Exit mobile version