Polda Riau Perkuat Tim RAGA, 244 Personel Dibekali Regulasi Hadapi Geng dan Anarkisme

Screenshot

PEKANBARU  riauexpose.com— Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus mengintensifkan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dari ancaman aksi geng dan tindak anarkisme.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembekalan regulasi kepada 244 personel Tim RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme) Gelombang II, yang digelar di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Senin (9/2/2025) malam.

Pembekalan diberikan langsung oleh Kabag Ops Sat Brimob Polda Riau, AKBP Rivana Wahdi, SH, dengan fokus pada penguatan pemahaman hukum dan profesionalisme personel dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam pemaparannya, AKBP Rivana Wahdi menegaskan pentingnya Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 1 Tahun 2009 sebagai pedoman utama bagi setiap anggota Polri dalam bertindak. Regulasi tersebut menjadi dasar agar setiap langkah penegakan hukum dilakukan secara tepat, proporsional, dan akuntabel.

“Personel dituntut untuk bergerak cepat dan tegas, namun tetap mengedepankan legalitas, akuntabilitas, serta pendekatan humanis kepada masyarakat,” ujar AKBP Rivana Wahdi.

Ia menekankan, Tim RAGA merupakan garda terdepan Polda Riau dalam mencegah dan menindak aksi geng, kekerasan jalanan, serta potensi anarkisme yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas.

Oleh karena itu, seluruh personel harus memahami aturan secara menyeluruh agar pelaksanaan tugas berjalan efektif, terukur, dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Kegiatan pembekalan berlangsung hingga malam hari dan disambut antusias oleh para peserta yang berasal dari jajaran Polda Riau. Diskusi interaktif turut mewarnai kegiatan, guna meningkatkan kemampuan analisis dan kesiapsiagaan personel menghadapi dinamika situasi di lapangan.

Melalui penguatan Tim RAGA ini, Polda Riau berharap upaya pencegahan terhadap aksi geng, kenakalan remaja, dan tindak anarkisme dapat berjalan lebih optimal, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Riau.

Exit mobile version