Peringati Maulid Nabi Hingga Tebar Edukasi Lalu Lintas
SIAK.~ Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Satlantas Polres Siak menggelar kegiatan silaturahmi dan edukasi keselamatan berlalu lintas di Pondok Pesantren Baiturrahman An-Nizom, Minas Timur, Kabupaten Siak, Senin (15/9) malam.
Ribuan santri membaur bersama unsur pimpinan kecamatan Minas, perwakilan Jasa Raharja, serta jajaran Satlantas Polres Siak.
Acara malam itu diisi dengan tausiah oleh Ustadz Abdul Hadi Daulae yang mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam berdisiplin dan menjaga keselamatan di jalan raya.
Kasat Lantas Polres Siak, AKP Kaliman Siregar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirangkai untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menjadi ajang Polantas hadir lebih dekat dengan lingkungan pesantren.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan Maulid Nabi, tetapi juga momentum menyampaikan pesan keselamatan lalu lintas bagi para santri dan masyarakat di Kecamatan Minas,”ungkapnya.
Menurut AKP Kaliman, angka kecelakaan lalu lintas masih cukup tinggi dan sering kali melibatkan generasi muda. Karena itu, santri sebagai calon pemimpin masa depan perlu dibekali pemahaman sejak dini.
“Tertib berlalu lintas adalah bagian dari akhlak mulia. Mematuhi rambu, memakai helm, tidak kebut-kebutan, itu semua bentuk menjaga nyawa kita dan orang lain,” tegasnya.
Selain itu, kehadiran polisi malam itu juga untuk menampilkan sisi humanis Polri di tengah masyarakat.
“Kami ingin santri melihat polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga sahabat yang hadir memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus teladan dalam kehidupan sehari-hari,” timpal Kasat menambahkan.
Ditempat yang sama, pimpinan Pondok Pesantren Baiturrahman An-Nizom, Ustadz M. Yahya Siregar, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Satlantas Polres Siak.
Ustadz itu menilai kegiatan ini memberi manfaat ganda, yaitu memperingati Maulid Nabi sekaligus menambah wawasan santri tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
“Kami berharap pesan edukasi yang disampaikan bisa diamalkan para santri ketika kelak terjun ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Ustadz Yahya juga bilang bahwa tertib di jalan merupakan bagian dari mencerminkan akhlak seorang muslim.
“Menjaga keselamatan diri dan orang lain di jalan raya adalah wujud dari meneladani Rasulullah yang selalu mengajarkan kasih sayang dan kepedulian,” tambahnya.
AKP Kaliman juga bilang, kesadaran berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga seluruh masyarakat.
“Kalau semua tertib, insyaallah angka kecelakaan bisa ditekan. Santri yang disiplin di jalan raya adalah santri yang cerdas dan berakhlak,” pungkasnya.









