Laka Lantas di Simalungun Sumut
Simalungun, – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Pematangsiantar-Medan Km 14-15, tepatnya di Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun pada Senin malam (14/7).
Peristiwa ini melibatkan satu unit minibus Toyota Kijang Innova dan sebuah truk Hino.
Kendaraan minibus yang mengangkut tiga orang penumpang dari Kota Pematangsiantar menuju Medan dikabarkan mengalami kecelakaan saat melintasi tikungan dengan kondisi jalan yang licin akibat hujan.
Dalam insiden ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka adalah Rudianto Saragih (53), pengemudi minibus asal Kota Tebing Tinggi, dan Edward Janer Damanik (60), penumpang yang juga berasal dari Tebing Tinggi.
Sementara satu penumpang lainnya, Eli Sahriani Damanik (49), mengalami luka serius dan kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Kota Pematangsiantar.
Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, cuaca yang tidak bersahabat diduga menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan.
“Saat kejadian, kondisi hujan dan jalan yang licin mengakibatkan kendaraan minibus kehilangan kendali di tikungan yang sedikit ke kiri,” ungkap Ipda Winokto Silitonga, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun.
Ia juga bilang bahwa minibus kemudian tergelincir dan masuk ke jalur berlawanan, hingga akhirnya bertabrakan dengan truk Hino yang datang dari arah Medan.
Truk tersebut dikemudikan oleh Frantoni Hutagalung (36), warga Kabupaten Tapanuli Utara, yang selamat dan tidak mengalami luka.
Petugas kepolisian bersama warga setempat langsung turun tangan dalam proses evakuasi korban yang terjepit di dalam kendaraan.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan warga dalam upaya penyelamatan korban malam itu. Sayangnya, dua nyawa tidak dapat tertolong,” ujar Ipda Winokto.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyimpulkan bahwa kecelakaan diduga kuat akibat kurangnya kehati-hatian saat mengemudi dalam kondisi jalan yang tidak mendukung.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kecepatan dan kondisi jalan, terlebih dalam situasi cuaca buruk. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tutup Ipda Winokto memungkasi.












