Pekanbaru — Kabar duka menyelimuti dunia usaha dan komunitas olahraga Riau. Pengusaha ternama Dedi Handoko Alimin meninggal dunia Rabu (22/10) dini hari di Rumah Sakit Awal Bros Sudirman, Pekanbaru.
Pria berusia 64 tahun keturunan Tionghoa itu dikabarkan meninggal dunia akibat serangan jantung.
Informasi wafatnya Dedi Handoko cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp sejak pagi tadi.
Ucapan belasungkawa pun mengalir deras dari berbagai kalangan.
“RIP Dedi Handoko. Selamat jalan, sahabat,” tulis Budi Prasetyo, salah seorang rekan bisnisnya dalam pesan singkat yang beredar luas.
Ketua MPW Pemuda Pancasila Riau, Anto Rachman, turut membenarkan kabar duka tersebut. “Benar, beliau meninggal dunia dini hari tadi. Kami semua kehilangan sosok pengusaha yang rendah hati dan dermawan. Dedi bukan hanya dikenal karena bisnisnya, tapi juga karena kepeduliannya terhadap banyak orang,” ujar Anto Rahman rekan kepada media.
Jenazah almarhum kini disemayamkan di rumah duka di Jalan Yos Sudarso, Rumbai, Pekanbaru.
Sejumlah kerabat, sahabat, dan tokoh masyarakat tampak berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu kedatangan beberapa anggota keluarga dari luar kota sebelum menentukan jadwal pemakaman.
Dedi Handoko Alimin dikenal luas sebagai pengusaha sukses di bidang hiburan, perhotelan, dan perkebunan kelapa sawit.
Selain itu, ia juga aktif di dunia konstruksi melalui sejumlah proyek besar di Riau. Sosoknya dikenal pekerja keras dan visioner dalam mengembangkan berbagai lini usaha.
Di luar dunia bisnis, Dedi juga dikenal sebagai sosok yang gemar olahraga berburu dan menembak.
Owner MP Club itu telah dua periode menjabat sebagai Ketua Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) Provinsi Riau.
“Beliau sangat aktif dan menjadi inspirasi bagi banyak anggota. Dunia olahraga menembak kehilangan figur penting,” ungkap salah seorang pengurus Perbakin Riau.
Kepergian Dedi Handoko Alimin meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, rekan bisnis, dan masyarakat Riau. Banyak yang mengenangnya sebagai pribadi bersahaja yang gemar membantu sesama.
“Selamat jalan Pak Dedi, jasa dan kebaikanmu akan selalu kami kenang,” ujar Anto Rachman.








