Pengemudi Becak Barang Tewas Ditabrak Mobil Mewah Lexus di Medan, Identitas Korban Mr.X

Pengemudi Becak Barang Tewas Ditabrak Mobil Mewah Lexus di Medan, Identitas Korban Mr.X

MEDANKecelakaan maut terjadi di Jalan HM Yamin, tepatnya di Simpang Pahlawan, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (1/11) sekira pukul 05.00 WIB.

Sebuah mobil mewah jenis Lexus dengan nomor polisi 1442 AFQ menabrak becak barang hingga menewaskan pengemudinya di tempat kejadian.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita membenarkan peristiwa tersebut. Dia bilang bahwa korban yang merupakan pengemudi becak barang belum diketahui identitasnya.

Sementara itu, jasad korban telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan penelusuran keluarga korban.

“Jenazah pengemudi becak barang sudah dibawa ke RSUD Dr. Pirngadi Medan untuk proses identifikasi sambil menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan,” ujar AKBP I Made Parwita, Sabtu (1/11).

Menurut hasil pemeriksaan awal, kecelakaan tersebut terjadi saat mobil Lexus yang dikemudikan Andri Wijaya (29) melaju dari arah Jalan Perintis Kemerdekaan menuju Simpang Aksara.

Saat melintas di kawasan Simpang Pahlawan, kendaraan tersebut menabrak becak barang yang berada di jalur sama.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, mobil Lexus melaju dari arah Jalan Perintis Kemerdekaan menuju Simpang Aksara dan di lokasi bertabrakan dengan becak barang yang dikemudikan seorang pria tanpa identitas,” jelasnya.

Benturan keras mengakibatkan pengemudi becak meninggal dunia di tempat, sedangkan kendaraan becak rusak berat. Mobil Lexus juga mengalami kerusakan parah pada bagian depan.

Tak lama berselang Polisi langsung mengamankan pengemudi mobil dan memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi.

AKBP Made Parwita berujar, pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kelalaian pengemudi mobil mewah itu.

“Kami masih melakukan pendalaman. Penyidik akan memeriksa rekaman CCTV, memintai keterangan saksi, dan melakukan uji kendaraan guna memastikan unsur kelalaian,” tegas Made.

Selain itu, polisi juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di jam-jam rawan seperti dini hari.

“Kecelakaan lalu lintas sering kali disebabkan oleh kurangnya konsentrasi dan kecepatan tinggi. Kami imbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan dan menjaga kewaspadaan di jalan raya,” timpalnya.

Hingga kini, jenazah korban masih berada di kamar jenazah RS Dr. Pirngadi Medan. Kepolisian meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri pengemudi becak barang untuk segera menghubungi Unit Laka Lantas Polrestabes Medan.

Exit mobile version