Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Pemuda Siak Angkat Isu Agraria Riau di Parlemen Pemuda Nasional 2025

Pemuda Siak Angkat Isu Agraria Riau di Parlemen Pemuda Nasional 2025
Screenshot

JAKARTAIfan Kiki Kurniawan, pemuda asal Kampung Tuah Indrapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, menjadi salah satu delegasi yang mewakili Provinsi Riau dalam ajang Konferensi Pemuda Parlemen Indonesia (PPI) 2025 yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta23–24 Oktober 2025.

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ini tergabung dalam Komite IV Bidang Sosial dan Kemasyarakatan. Dalam forum nasional tersebut, Ifan tampil lantang menyuarakan isu strategis yang selama ini menjadi luka lama bagi masyarakat Riau konflik agraria yang tak kunjung terselesaikan.

“Masalah agraria di Riau bukan hanya soal lahan, tapi soal keadilan sosial yang tertunda. Sudah saatnya negara hadir memberi kepastian hukum dan keberpihakan kepada masyarakat adat serta petani yang menjadi korban konflik lahan,” tegas Ifan saat menyampaikan pandangannya di depan ratusan peserta konferensi.

Konferensi bergengsi ini mengusung tema “Pemuda Berkontribusi, Demokrasi Bertransformasi”, menghadirkan berbagai tokoh nasional, termasuk Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin dan Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, yang juga merupakan Pembina Pemuda Parlemen Indonesia 2025.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber nasional lintas bidang, di antaranya Mahyu Darma (Kepala Biro Humas dan Protokol DPD RI), Anggawira(Sekjen BPP HIPMI), dr. Eklendro Senduk, M.Ks. (CEO Ekles Group), dan Ir. Dwi Larso, Ph.D.(Direktur Beasiswa LPDP Kemenkeu RI).

Ifan menilai forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang nyata bagi generasi muda untuk mengintervensi kebijakan publik melalui gagasan yang berbasis kepentingan rakyat.

Pemuda asal Siak itu berharap momen tersebut menjadi awal keterlibatan pemuda Riau dalam proses politik kebangsaan.

“Saya ingin suara Riau didengar. Bukan hanya saat bencana asap atau konflik lahan muncul di media, tapi sebagai wacana pembangunan nasional yang adil dan berkelanjutan,” ujar Ifan.

Kehadiran Ifan di Parlemen Pemuda 2025 disambut positif oleh berbagai kalangan di daerah. Ia dianggap mampu membawa napas baru bagi keterlibatan anak muda Riau dalam percaturan nasional, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat yang selama ini terpinggirkan oleh kepentingan korporasi.

Ifan menegaskan tekadnya agar perjuangan ini tak berhenti di meja konferensi.

“Konferensi ini bukan titik akhir, tapi langkah awal. Pemuda harus turun tangan, bukan hanya bersuara. Karena perubahan tidak lahir dari diam, melainkan dari keberanian untuk memperjuangkan kebenaran,” pungkasnya menyudahi.

58 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png