Bupati Siak Alfedri Saat Mengikuti Peringatan Is’ra Miraj di Siak
Siak,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H/2025 M sebagai momentum memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Acara yang bertempat di Masjid Alfatah Kampung Dalam, Siak, Rabu (22/1) tersebut menjadi momen istimewa untuk mengajak masyarakat meningkatkan kualitas ibadah dan introspeksi diri.
Kegiatan yang dihadiri Bupati Siak Alfedri, Wakil Bupati Husni Merza, Sekretaris Daerah Arfan Usman, pimpinan OPD, serta ASN di lingkungan Pemkab Siak ini juga menghadirkan tausiah dari Ustaz Marhalim, seorang penceramah kondang asal Pekanbaru.
Dalam sambutannya, Bupati Alfedri menekankan pentingnya peringatan Isra’ Mi’raj sebagai pengingat untuk terus memperbarui dan meningkatkan keimanan serta ilmu agama.
“Isra’ Mi’raj bukan sekadar peringatan, tetapi juga momen untuk kita semua memperbarui energi dan spirit dalam menjalani hidup yang lebih bernawaitu. Shalat adalah ibadah utama yang menjadi penentu kemuliaan seseorang, baik di dunia maupun akhirat,” ujar Alfedri.
Ia juga bilang bahwa shalat yang dilakukan dengan benar akan memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau sholat kita benar, insyaallah akan menjadi tameng kita dari perbuatan keji dan mungkar. Dengan begitu, kita bisa menjadi hamba Allah yang sholeh dan sholehah, serta meraih keberkahan dunia akhirat,” imbuhnya.
Dalam tausiahnya, Ustaz Marhalim mengingatkan jamaah tentang surga firdaus yang menjadi impian setiap Muslim. Ia menekankan bahwa memelihara kualitas shalat adalah kunci untuk meraih surga tertinggi tersebut.
“Allah SWT berjanji, bagi siapa saja yang menjaga shalatnya dengan benar dari waktu, cara, hingga kekhusyuannya maka balasan surga firdaus sudah disediakan untuk mereka. Surga itu tempat kekal dan penuh kenikmatan,” jelasnya.
Ustaz Marhalim juga mengajak jamaah untuk terus memperbaiki diri dalam menjalankan ibadah, termasuk memperhatikan shalat lima waktu sebagai pilar utama Islam.
“Shalat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk dialog langsung dengan Allah. Semakin baik shalat kita, semakin dekat kita dengan sang pencipta,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Siak berharap masyarakat dapat mengambil hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj untuk terus memperkuat iman dan takwa.












