Pemerintah Pusat Siapkan Rp1 Triliun untuk Atasi Banjir di Jalintim Pelalawan
SIAK.~ Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera menangani persoalan banjir yang kerap melanda Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 83, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
Penanganan ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, kepada pemerintah pusat agar jalur utama yang sering tergenang akibat luapan Sungai Kampar segera diperbaiki.
Genangan tersebut diketahui kerap terjadi ketika pintu waduk PLTA Koto Panjang dibuka.
“Alhamdulillah, permintaan kita mendapat respon cepat dari pemerintah pusat. Saya sudah mengumpulkan Satker Kementerian PU di Riau untuk berkolaborasi menangani banjir, termasuk di Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci yang selama ini terendam banjir,” ujar Gubri Abdul Wahid, Rabu (10/9/2025).
Menurut Gubri, Kementerian PU akan menggelontorkan anggaran lebih dari Rp1 triliun untuk peningkatan jalan nasional tersebut. Proyek ini rencananya segera dilelang Oktober mendatang.
“Laporan yang kami terima, bulan Oktober ini tendernya dilakukan. Nilainya lebih dari Rp1 triliun untuk perbaikan sekaligus menaikkan elevasi badan jalan agar tidak lagi terendam air,” jelasnya.
Selain peningkatan badan jalan, pemerintah juga akan membangun sejumlah box culvert di titik rawan genangan. Langkah ini diharapkan bisa memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya banjir di jalan utama penghubung Riau–Sumatera tersebut.
“Nanti di ruas jalan itu dibangun gorong-gorong atau box culvert supaya air bisa mengalir dengan lancar, tidak lagi menggenangi jalan,” tambah Gubri.
Terkait adanya dukungan pemerintah pusat ini, Gubri optimistis persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dan pengguna jalan lintas timur dapat segera teratasi.








