Pelayanan Buruk Hotel 101 Urban Dituding Permalukan Tamu Saat Sarapan
Jakarta, — Seorang tamu Hotel 101 Urban Kebon Sirih, Jakarta Pusat, bernama Syafrizal Andiko SH.MH mengaku kecewa usai merasa dipermalukan di area sarapan hotel bintang tiga tersebut.
Kejadian bermula ketika Syafrizal yang berprofesi sebagai pengacara itu check-in pada Jumat malam (29/8) sekitar pukul 22.00 WIB. Ia mengaku telah membayar kamar beserta paket sarapan (breakfast) untuk dua orang.
Kendati demikian, pada keesokan harinya, Sabtu pagi (30/8), saat hendak menikmati sarapan, dirinya tiba-tiba ditegur oleh salah seorang karyawan hotel bernama Keisya.
“Saya kaget dan malu, tiba-tiba di depan tamu lain saya ditegur dan dikatakan kamar saya tidak termasuk sarapan. Padahal saya sudah membayar untuk fasilitas itu,” ungkap Syafrizal dengan nada kecewa.
Menurut Syafrizal, teguran tersebut membuat dirinya merasa dipermalukan di depan banyak orang yang sedang berada di ruang makan.
Tidak puas dengan perlakuan tersebut, ia kemudian mendatangi duty manager di lobi hotel untuk meminta klarifikasi.
Perdebatan sempat terjadi hingga menarik perhatian para tamu lain di area lantai dua hotel tersebut.
“Saya hanya ingin hak saya sebagai tamu dihormati. Jangan sampai ada tamu lain yang diperlakukan seperti ini. Saya minta pihak manajemen serius mengevaluasi pelayanan mereka,” tegasnya.
Syafrizal juga menuturkan bahwa dirinya berusaha meminta penjelasan langsung dari General Manager (GM) Hotel 101 Urban. Namun, upayanya tidak membuahkan hasil.
“Kami sudah meminta bertemu dengan GM, tapi pihak manajemen, melalui seseorang bernama Kristian, justru terkesan menghindar. Ini membuat kami semakin kecewa.” tambahnya.
Ia berharap pihak hotel dapat melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan merugikan tamu lain.
“Hotel itu tempat orang mencari kenyamanan. Kalau tamu malah dibuat malu dan tidak dihargai, di mana lagi kami bisa percaya? Saya harap ada evaluasi manajemen demi kenyamanan dan kepercayaan tamu,” pungkas Syafrizal.






