Pekanbaru.~ Lapas kelas II A Pekanbaru menggelar test urine secara mendadak, Selasa (6/1) malam. Giat tersebut menyisir WBP dan petugas lapas kelas II A kota Pekanbaru.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, dengan melibatkan pejabat struktural serta petugas pengamanan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba, sejalan dengan komitmen Zero HALINAR.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 25 pegawai dan 130 warga binaan menjalani pemeriksaan urine. Kalapas Pekanbaru menegaskan tidak ada ruang toleransi bagi siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba.
“Tes urine ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan Zero HALINAR, yakni bebas dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan menindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Yuniarto.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga bertujuan memastikan fungsi Lapas sebagai tempat pembinaan berjalan secara optimal dan kondusif.
Sementara itu, salah seorang petugas yang terlibat dalam kegiatan, Pahrul, menyebutkan bahwa pemeriksaan mendadak yang dilakukan di luar jam kegiatan rutin sangat efektif dalam memantau kondisi keamanan secara nyata.
“Pemeriksaan di waktu yang tidak terduga seperti malam hari ini sangat penting untuk menutup celah penyalahgunaan narkoba. Ini bagian dari tanggung jawab kami menjaga integritas dan keamanan Lapas,” ujarnya.








