Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufik saat Memantau Kecepatan Pengendara di Ruas Tol Permai
Pekanbaru, — Ngebut di Ruas Tol di Riau, sebanyak 15 pengendara terjaring melanggar batas kecepatan saat melintas di Tol Pekanbaru–Bangkinang dan Tol Pekanbaru–Dumai.
Penindakan ini merupakan bagian dari Operasi Patuh Lancang Kuning 2025, yang digelar oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau pada Selasa (22/7).
Penindakan dilakukan secara langsung oleh Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, menggunakan alat pengukur kecepatan (speed gun).
“Kami menemukan 15 pengendara yang melebihi batas kecepatan. Semua langsung kami beri tindakan sesuai aturan, namun tetap disertai edukasi agar mereka memahami pentingnya keselamatan berkendara,” ujar Kombes Taufiq.
Mantan Kapolres Kepulauan Meranti itu menjelaskan bahwa upaya penindakan ini bertujuan bukan semata-mata memberikan sanksi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi batas kecepatan, khususnya di jalan tol yang memiliki risiko kecelakaan tinggi.
“Tol Pekanbaru–Bangkinang dan Pekanbaru–Dumai merupakan jalur vital dengan lalu lintas padat. Karena itu, pengawasan kecepatan menjadi kunci untuk menjaga keselamatan bersama,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau turut melibatkan personel Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru serta manajemen PT Hutama Karya selaku pengelola tol.
Kerja sama lintas sektor ini menjadi bagian dari strategi bersama dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di bumi lancang kuning.
“Kami berusaha menekan angka pelanggaran dengan cara yang terukur dan berkelanjutan. Edukasi dan pendekatan humanis menjadi salah satu kunci agar masyarakat lebih sadar akan risiko di jalan raya,” tambah Kombes Taufiq.
Penindakan terhadap pelanggaran batas kecepatan ini juga merupakan bagian dari tujuh pelanggaran prioritas dalam Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 yang tengah berlangsung.
Dirlantas mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih bijak dalam berkendara, terutama di jalan tol.
“Mari kita jadikan keselamatan sebagai prioritas. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga dan pengguna jalan lainnya. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” tutupnya memungkasi.






