Muscab V IBI Siak, Bupati Alfedri Dorong Profesional Bidan

Muscab V IBI Siak, Bupati Alfedri Dorong Profesional Bidan

SIAK — Bupati Siak, Alfedri, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) V Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Siak Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Tengku Mahratu, Sabtu (17/5/2025), dengan mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti.”

Dalam sambutannya, Alfedri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab tersebut. Alfedri menilai kegiatan ini sebagai salah satu langkah dalam upaya memperkuat pelayanan kebidanan di Kabupaten Siak, hingga ke pelosok kampung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran IBI Kabupaten Siak yang telah berkontribusi besar dalam pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kebidanan,” ujar Alfedri.

Musyawarah ini juga menjadi ajang pemilihan dan penetapan pengurus baru IBI Kabupaten Siak periode 2023–2028.

Ketua Panitia, Juniarti Ningsih, menyampaikan bahwa tujuan utama Muscab adalah menyusun kepengurusan baru yang siap bekerja secara profesional dan berkesinambungan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada pengurus sebelumnya yang telah menjalankan amanah dengan penuh dedikasi. Semoga pengurus yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan pencapaian yang sudah ada,” kata Juniarti.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Ketua IBI Provinsi Riau, yang secara langsung mengukuhkan kepengurusan baru IBI Kabupaten Siak masa bhakti 2023–2028.

Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat profesionalisme, prosesi pengukuhan berjalan lancar dan khidmat.

Bupati Alfedri juga mengucapkan selamat dan tahniah kepada para pengurus baru. Ia berharap agar kepengurusan yang baru bisa bekerja dengan semangat yang tinggi dan komitmen yang kuat terhadap pelayanan masyarakat.

“Semoga pengurus IBI Kabupaten Siak yang baru saja dikukuhkan ini mampu membawa organisasi semakin profesional, solid, independen, serta terus berkembang untuk menjawab tantangan zaman,” harap Alfedri.

Selain itu, Alfedri juga mengingatkan tentang pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan informasi di dunia kesehatan.

Menurutnya, profesi bidan saat ini tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman lapangan, tetapi juga harus terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berbasis teknologi.

“Bidan-bidan kita harus terus meng-upgrade diri, agar tetap relevan dan bisa memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika pelayanan kesehatan masyarakat,” pesannya.

Lebih jauh, Alfedri menyampaikan bahwa peningkatan pelayanan kebidanan yang berkualitas sangat penting, terlebih di wilayah-wilayah kampung yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan dasar kesehatan.

“Kami ingin melihat pelayanan kebidanan yang semakin baik di setiap kampung, agar masyarakat kita, khususnya ibu dan anak, bisa mendapatkan pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas tanpa harus jauh-jauh ke kota,” tambahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah dan organisasi profesi seperti IBI, Alfedri optimis bahwa kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Siak akan terus mengalami peningkatan.

“Saya percaya, dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, IBI Kabupaten Siak akan mampu menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan transformasi layanan kesehatan yang lebih baik dan merata,” tutupnya.

Musyawarah ini diakhiri dengan sesi diskusi dan penyampaian program kerja dari kepengurusan yang baru. Diharapkan, hasil Muscab ini akan menjadi tumpuan bagi IBI Kabupaten Siak untuk melangkah lebih baik dalam lima tahun mendatang. (Infotorial)

Exit mobile version