Manchester United Masih Butuh Waktu Panjang untuk Rebut Gelar Liga Inggris
JAKARTA.~ Mantan penyerang timnas Inggris, Michael Owen, menyampaikan pandangannya soal peluang Manchester United dalam perebutan titel Liga Inggris. Menurutnya, kemenangan masih mungkin diraih, namun bukan dalam waktu dekat.
Manchester United terakhir kali mengangkat trofi Liga Inggris pada musim 2012/2013, di bawah kepemimpinan Sir Alex Ferguson.
Sejak saat itu, Setan Merah mengalami masa transisi panjang, dengan pergantian pelatih yang cukup sering dan skuad yang dinilai belum konsisten.
Owen, yang pernah memperkuat Manchester United dan juga Liverpool, menilai kondisi internal klub menjadi salah satu hambatan besar.
Ia bilang suasana ruang ganti yang menurutnya tidak selalu mendukung pemain untuk tampil maksimal.
“Saya percaya cepat atau lambat Manchester United akan kembali juara. Namun, pertanyaannya adalah kapan? Apakah dalam empat tahun, delapan tahun, atau bahkan 10 tahun lagi, kita belum tahu,” ucap Owen dalam podcast Rio Ferdinand Presents.
Lebih lanjut, Owen menyoroti bahwa pergantian manajer secara berulang membuat tim sulit menemukan identitas permainan. Setiap pelatih datang dengan filosofi berbeda, sehingga para pemain harus terus beradaptasi tanpa memiliki fondasi yang kuat.
“Jika lingkungan di ruang ganti lebih sehat dan tim memiliki stabilitas di bangku pelatih, potensi para pemain bisa lebih terlihat. Namun, situasi saat ini membuat hal itu sulit tercapai,” tambahnya.
Selain faktor manajerial, Owen juga menilai sektor penyerangan menjadi kunci penting. Ia merasa kecewa karena Manchester United tidak berhasil merekrut striker top seperti Harry Kane.
“Dengan kehadiran Harry Kane, apalagi ditambah Declan Rice, situasinya bisa sangat berbeda. Mereka berdua adalah pemain yang bisa mengubah arah tim,” kata Owen dengan nada menyesal.
Menurut Owen, dua pemain tersebut bisa menjadi pondasi penting untuk membangun kembali kejayaan Manchester United. Namun, tanpa pembelian strategis semacam itu, ia melihat perjalanan menuju gelar juara masih penuh rintangan.
Pada akhirnya, Owen tetap optimistis. Ia meyakini bahwa klub sebesar Manchester United pada waktunya akan kembali berjaya, meski perjalanan itu membutuhkan kesabaran dan strategi yang matang.






