Jakarta,— Meta, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang menaungi Instagram, resmi merilis tiga fitur besar yang mengubah cara pengguna berinteraksi di platform, repost konten, peta lokasi, dan kontrol pengawasan orang tua.
Peluncuran ini diumumkan dalam siaran pers pada 6 Agustus 2025, seperti dilaporkan USA Today.
Fitur repost memungkinkan pengguna membagikan ulang unggahan publik maupun video Reels ke profil mereka, mirip dengan fitur retweet di X (dulu Twitter).
Konten yang dibagikan ulang tetap memberi kredit kepada kreator asli dan akan muncul di feed pengikut serta di tab repost khusus.
“Ini memberi kesempatan bagi kreator untuk menjangkau lebih banyak orang,” tulis Meta dalam pernyataannya.
Selain itu, peta lokasi memungkinkan pengguna berbagi lokasi mereka secara selektif kepada teman atau pengikut tertentu. Fitur ini terintegrasi dengan kontrol pengawasan orang tua yang diperluas, sehingga orang tua dapat memantau dengan siapa anak mereka membagikan lokasi.
Meta, yang didirikan oleh Mark Zuckerberg dan sebelumnya bernama Facebook Inc. sebelum rebranding pada Oktober 2021, menyatakan bahwa pembaruan ini merupakan bagian dari misi mereka membangun pengalaman digital yang lebih aman dan terhubung.
“Kami ingin memperkuat koneksi sosial sekaligus memastikan keamanan pengguna, terutama remaja,” ungkap Meta dalam keterangan resmi.
Dengan pembaruan ini, Instagram tidak hanya memperluas jangkauan kreator, tetapi juga meningkatkan perlindungan privasi dan keamanan penggunanya.






