Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Mantan Bupati Dharmasraya Diamankan Warga di Padang, Diduga Terlibat Tindakan Asusila Sesama Jenis

Mantan Bupati Dharmasraya Diamankan Warga di Padang, Diduga Terlibat Tindakan Asusila Sesama Jenis
Screenshot

Padang Jagat maya kembali diguncang oleh beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang pria mirip mantan Bupati Dharmasraya sekaligus Ketua DPD Golkar setempat, AG, diamankan warga di kawasan Jalan Gajah, Air Tawar, Kota Padang, pada Sabtu (25/10).

Dalam video berdurasi sekitar satu menit yang beredar di TikTok itu, tampak AG diseret sejumlah warga sambil diteriaki dengan sebutan “orang homo ditangkap!”.

Peristiwa tersebut kontan menghebohkan publik Sumatera Barat. Video yang menunjukkan AG dalam kondisi terdesak dan dibentak warga itu menimbulkan beragam komentar tajam.

Beberapa warga terdengar memintanya untuk mengakui dugaan perbuatan asusila sesama jenis, namun AG dengan tegas membantah.

Ang akui kesalahan ang atau indak?” tanya seorang warga. “Indak,” jawab AG lirih dalam video itu.

Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, membenarkan bahwa pria yang diamankan warga dalam video tersebut memang mantan Bupati Dharmasraya, AG.

“Benar, yang bersangkutan adalah AG. Ia diamankan oleh warga dan sempat dibawa ke Polsek Padang Utara,” ujarnya, Rabu (29/10)

Menurut Yuliadi, penangkapan itu terjadi setelah warga menduga adanya tindakan asusila di salah satu penginapan di kawasan Air Tawar.

Yuliadi menjelaskan, kejadian berawal saat resepsionis penginapan mendengar suara ribut dari salah satu kamar. Merasa curiga, resepsionis lalu memanggil beberapa pemuda sekitar untuk memeriksa.

“Saat diperiksa, pria tersebut keluar kamar dan mencoba melarikan diri. Warga kemudian mengejar dan mengamankannya di jalan,” tutur Kapolsek.

Namun demikian, meski peristiwa itu sempat menimbulkan kegaduhan, tidak ada korban maupun laporan resmi yang diterima kepolisian.

“Kami belum bisa memastikan adanya tindak pidana asusila seperti yang ramai di media sosial, karena sampai saat ini belum ada pihak yang melapor sebagai korban,” tegas Yuliadi.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak gegabah menyimpulkan isi video yang beredar tanpa fakta hukum yang jelas.

“Kita harus tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. Jangan sampai informasi yang belum terbukti malah berkembang menjadi fitnah,” sambungnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, AG belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah awak media ke pihak keluarga maupun partai politik yang dipimpinnya juga belum mendapat tanggapan.

58 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png