LONDON.~ Manchester United kembali menjadi sorotan setelah tumbang 1-3 dari Brentford pada laga pekan ke-6 Premier League 2025/2026, Sabtu (27/9) malam WIB di Stadion GTech Community.
Kekalahan ini menambah tekanan berat bagi manajer Ruben Amorim yang semakin terjepit posisinya di Old Trafford.
Brentford tampil perkasa di hadapan pendukungnya sendiri. Igor Thiago menjadi bintang lapangan dengan dua gol cepat di babak pertama. Meski Benjamin Sesko sempat memperkecil kedudukan lewat gol perdananya di Premier League, tuan rumah kembali menutup laga dengan keunggulan meyakinkan.
Hasil buruk tersebut memperpanjang tren negatif Manchester United di bawah Amorim. Sejak ditunjuk menggantikan Erik ten Hag, pelatih asal Portugal itu hanya mengumpulkan 34 poin dari 33 laga liga. Ironisnya, ia tak pernah sekalipun membawa Setan Merah mencatat dua kemenangan beruntun di Premier League.
Kondisi ini membuat banyak pihak mulai meragukan masa depan Amorim di Old Trafford. Legenda Chelsea, Joe Cole, termasuk yang paling vokal menyuarakan kritik. Dalam wawancaranya dengan TNT Sports, Cole menilai MU harus segera mengambil langkah tegas jika tak ingin terpuruk lebih dalam.
“Tidak, saya rasa tidak. Dia sudah punya waktu yang cukup lama untuk membangun tim sesuai idenya. Tetapi faktanya, United terlihat kesulitan setiap pekan,” ujar Cole, menegaskan keraguannya terhadap kapasitas Amorim.
Cole juga menyoroti gestur Amorim yang kerap terlihat tegang di pinggir lapangan. Menurutnya, hal itu ikut menular ke para pemain dan membuat mereka tampil tidak percaya diri.
“Dia tidak tampak tenang, dan itu memengaruhi pemain. Saya pikir ini masalah besar yang harus segera diatasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Cole menilai kegagalan Amorim membawa MU menang beruntun adalah sinyal kuat bahwa arah tim sudah kehilangan kompas.
“Fakta bahwa dia belum pernah menang dua kali berturut-turut adalah kekhawatiran besar. United butuh perubahan arah,” lanjutnya.
Cole bahkan menyebut nama Gareth Southgate sebagai sosok yang layak dipertimbangkan manajemen Setan Merah. Menurutnya, pelatih timnas Inggris itu memiliki karakter kepemimpinan yang bisa membangkitkan semangat skuad yang tengah limbung.
Kini, tekanan pada Amorim semakin besar menjelang laga berikutnya. Dengan performa yang terus menurun dan dukungan publik yang mulai goyah, masa depan eks pelatih Sporting CP itu di Old Trafford berada di ujung tanduk.












