Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Konsleting Picu Kebakaran di Pekanbaru, Empat Bangunan Ludes Dilalap Api

Konsleting Picu Kebakaran di Pekanbaru, Empat Bangunan Ludes Dilalap Api

PEKANBARUKebakaran besar menghanguskan tiga unit rumah toko (ruko) dan satu rumah tinggal di Jalan Cipta Karya, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (12/10) dini hari.

Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB ini diduga kuat akibat konsleting listrik pada kipas angin di salah satu rumah warga.

Menurut keterangan warga, api pertama kali muncul dari rumah milik Adi Aldo, sebelum dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berdempetan. Dalam hitungan menit, kobaran api menjulang tinggi, melumat habis bangunan semi permanen yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar.

Seorang saksi mata, Ali, mengatakan bahwa kobaran api membesar sangat cepat sehingga menyulitkan warga melakukan upaya pemadaman dini. “

Api tiba-tiba besar, asalnya dari rumah Adi Aldo. Kami langsung teriak minta tolong dan berusaha selamatkan barang yang bisa diangkat,” ungkapnya sembaribmenatap puing-puing yang hangus.

Warga sekitar langsung berjibaku mengevakuasi barang-barang dari rumah dan warung di sekitar titik api. Beberapa berhasil menyelamatkan perabotan dan dokumen penting, namun sebagian besar barang ludes terbakar.

“Mobil sempat dikeluarkan, tapi barang-barang di dalam rumah sudah tak bisa diselamatkan karena api cepat sekali membesar,” ujar Raja.

Sementara itu, Babe Anwar (68), warga lanjut usia yang tinggal di belakang lokasi kejadian, juga menyaksikan langsung detik-detik mengerikan tersebut. Ia menuturkan bagaimana warga berupaya keras mengeluarkan barang agar tidak ikut terbakar.

“Api besar sekali. Kami takut merembet ke ruko laundry di sebelah. Jadi semua berupaya hanya selamatkan barang dulu,” ucap Babe.

Api yang semakin membesar membuat suasana mencekam. Warga sempat khawatir karena lokasi kejadian berada berdekatan dengan Taman Kanak-Kanak (TK) Anamiroh 17, sehingga mereka bahu-membahu memastikan area sekolah aman dari percikan api.

Untungnya, kobaran api tidak sampai merembet ke kawasan pendidikan tersebut.

Tak lama berselang, beberapa unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman intensif dibantu warga sekitar. Upaya itu membuahkan hasil setelah lebih dari satu jam berjibaku melawan si jago merah.

Kepala Seksi Operasional Damkar Pekanbaru, Jefrianto, membenarkan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting pada kipas angin.

“Dugaan sementara memang karena hubungan arus pendek dari kipas angin di rumah salah satu warga. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” tegasnya.

Setelah proses pendinginan selesai, petugas memastikan seluruh titik api padam dan tidak ada bara yang tersisa. Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi warga agar selalu berhati-hati terhadap potensi korsleting listrik, terutama pada peralatan rumah tangga yang menyala terus menerus.

“Kewaspadaan kecil bisa menyelamatkan nyawa dan harta benda,” pungkas Jefrianto menyudahi.

58 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png