Poniman Pedagang Bendera Musiman di Pekanbaru Riau
Pekanbaru – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, suasana Jalan Yos Sudarso Rumabi di Kota Pekanbaru mulai dipenuhi kemeriahan warna merah putih.
Di antara puluhan para pedagang musiman di kota Pekanbaru, tampak Poniman (54), seorang penjual bendera yang telah menggeluti profesi ini selama lebih dari sepuluh tahun.
Pria asal pulau Jawa ini mengaku setiap tahun selalu hadir menjajakan bendera, spanduk, dan umbul-umbul jelang perayaan kemerdekaan.
“Saya sudah jualan bendera sejak satu dekade terakhir. Benderanya punya rekan saya, tapi sistemnya bagi hasil. Saya dapat fee 20 persen dari setiap yang laku,” tutur Poniman sambil merapikan dagangannya, Jumat (15/8).
Dari penjualan sehari, ia biasanya mampu memperoleh penghasilan hingga Rp500 ribu. Kendati demikian, untuk tahun ini ia merasakan perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau sekarang agak sepi. Daya beli masyarakat sedikit turun, mungkin karena harga-harga juga naik,” ujarnya.
Namun begitu, Poniman tetap bersemangat melayani pembeli yang datang. Ia berharap menjelang hari H nanti penjualan kembali ramai.
“Semoga menjelang puncak perayaan, banyak yang beli bendera. Merah putih kan simbol kita semua,” pungkasnya.





