Pekanbaru – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan kegiatan Waktunya Sapa Warga Binaan (Waksabi) dengan meninjau langsung kondisi blok hunian warga binaan, Rabu (21/1).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran pimpinan Lapas di tengah warga binaan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga serta lingkungan hunian berada dalam kondisi bersih dan layak.
Dalam peninjauan itu, Kalapas dan jajaran menyusuri sejumlah kamar hunian untuk mengecek kebersihan, sarana prasarana, serta stabilitas keamanan di dalam blok.
Yuniarto menegaskan bahwa kebersihan, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif. Ia menyebutkan, keberhasilan program pembinaan tidak hanya bergantung pada petugas, namun juga pada kesadaran dan tanggung jawab warga binaan.
Menurutnya, kegiatan Waksabi juga sejalan dengan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, khususnya dalam penguatan keamanan Lapas, peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan, serta pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan.
Selain melakukan pengawasan, Kalapas turut membangun komunikasi langsung dengan warga binaan melalui dialog terbuka. Dengan pendekatan humanis, Yuniarto memberikan motivasi agar warga binaan tetap optimis dan aktif mengikuti seluruh program pembinaan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, berbagai aspirasi, keluhan, dan kebutuhan warga binaan disampaikan secara langsung kepada Kalapas. Seluruh masukan tersebut dicatat sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
“Kami ingin memastikan pembinaan berjalan dengan baik, lingkungan tetap aman dan bersih, serta warga binaan merasa diperhatikan. Gunakan masa pidana ini untuk memperbaiki diri dan membangun karakter yang lebih baik,” pungkas Yuniarto.














