Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Kado Istimewa di Hari Merdeka: Nova Widianto Dinilai Jembatani Ambisi Chen–Toh hingga Cetak Sejarah

Kado Istimewa di Hari Merdeka: Nova Widianto Dinilai Jembatani Ambisi Chen–Toh hingga Cetak Sejarah

Nova Widianto Dinilai Jembatani Ambisi Chen–Toh hingga Cetak Sejarah

PEKANBARU.~ Pasangan ganda campuran Malaysia, Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei, menorehkan sejarah dengan menjadi juara dunia pertama Malaysia di nomor ganda campuran dalam ajang Kejuaraan Dunia BWF 2025.

Final yang digelar di Adidas Arena, Paris, pada 31 Agustus 2025 itu mereka menaklukkan unggulan asal Tiongkok, Jiang Zhenbang/Wei Yaxin, dalam dua gim langsung dengan skor 21–15 dan 21–14    .

Tak hanya Chen dan Toh sebagai aktor utama, peran pelatih kepala ganda campuran Malaysia, Nova Widianto—berasal dari Indonesia—juga menjadi sorotan utama. Nova dipercaya telah memainkan peran penting dalam membentuk kembali komunikasi dan mental juara dalam pasangan ini  .

Momentum gemilang ini terjadi tepat pada Hari Kemerdekaan Malaysia, yakni 31 Agustus, menjadikannya kado simbolis berharga bagi Negeri Jiran. Pertandingan final diselenggarakan di Adidas Arena, Paris    .

Selain memecah “puasa” prestasi di sektor ganda campuran, gelar ini memiliki makna nasional—Malaysia untuk pertama kalinya mencetak juara dunia ganda campuran sejak Kejuaraan Dunia pertama digelar pada 1977  . Kesuksesan ini juga menandai puncak transformasi yang dimulai dari pemulihan hubungan antar-pasangan setelah sempat terjadi konflik internal hingga sempat mempertimbangkan pemisahan    .

Pasangan ini sempat menghadapi ketegangan internal sehingga sempat diumumkan akan dipisah oleh BAM pada Maret 2025    . Namun, berkat intervensi dan kepekaan Nova sebagai pelatih, mereka dipertemukan kembali baik oleh pihak BAM maupun atas permintaan mereka sendiri, dan kembali menyatu secara siap menjelang kejuaraan dunia    . Nova sendiri menegaskan bahwa “perubahan pola pikir dan komunikasi adalah kunci,” dan ia “selalu mengingatkan mereka bahwa jika mampu mengendalikan emosi, mereka punya kualitas untuk jadi juara dunia.”  .

Nova Widianto, dengan bangga menyatakan:

“Mereka benar-benar layak berada di level teratas. Mereka membuat sejarah sebagai pasangan pertama Malaysia yang juara dunia di ganda campuran.”

Sementara itu, Toh Ee Wei menyampaikan perasaannya usai kemenangan itu:

“(Saya) sangat terharu… Ini berarti banyak bagi kami karena ini adalah Hari Merdeka.”

Mereka juga menyampaikan bahwa dukungan penuh dari suporter Malaysia yang hadir memberi “kekuatan tambahan di lapangan.”

51 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png