Kabupaten Siak Jadi Tuan Rumah Satu Abad NU di Riau

Bupati Afani dan Pengurus NU Siak saat peringatan satu Abad di Siak

Siak  riauexpose.comKabupaten Siak dipercaya menjadi tuan rumah peringatan satu abad berdirinya organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Hal ini menjadi catatan sejarah penting dalam perjalanan keagamaan di Kabupaten Siak dan Provinsi Riau pada umumnya.

Ribuan warga ikuti Peringatan satu abad NU di Siak

Momentum bersejarah tersebut dirangkai dengan kegiatan Silaturahmi Daerah (Silatda) Pengurus Wilayah Nahdlatul UlamaPengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Riau yang dihadiri ribuan kader dan penggerak NU dari berbagai kabupaten dan kota se-Riau.

Dalam sambutannya, Bupati Siak, Afni ZulkifliAfni Zulkifli, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Siak sebagai pusat peringatan satu abad NU.

Bupati yang juga menjabat sebagai Ketua NUKetua NU Kabupaten Siak itu menilai, hal tersebut merupakan anugerah sekaligus amanah besar bagi daerah yang dikenal sebagai negeri istana tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita menjadi saksi sejarah satu abad Nahdlatul Ulama. Lebih istimewa lagi, pada momentum satu abad NU ini, Kabupaten Siak dipimpin oleh kader penggerak NU, yakni dari Muslimat NU,” ujar Afni dalam sambutannya, Sabtu malam (31/1/2026).

Bupati Afni Ikuti Peringatan Satu Abad NU di Siak

Afni menegaskan, NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi juga penjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin, kebangsaan, dan persatuan umat yang telah teruji selama satu abad perjalanan bangsa Indonesia.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, digelar pula Siak Bershalawat yang dihadiri sekitar 20 ribu kader penggerak NU serta para santri dari pondok pesantren se-Provinsi Riau. Lantunan shalawat menggema, menghadirkan suasana religius yang penuh kekhusyukan.

Pada kesempatan itu, Bupati Afni memohon doa kepada seluruh jamaah agar Kabupaten Siak senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah dan marabahaya, serta menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

“Semoga melalui shalawat dan doa bersama ini, Siak semakin diberkahi, masyarakatnya sejahtera, aman, dan selalu dalam ridha Allah SWT,” ucapnya.

Afni juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kader penggerak NU yang telah hadir dan berkhidmat dalam menyukseskan kegiatan satu abad NU di Kabupaten Siak.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf apabila selama berada di Siak terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” tutur Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Siak tersebut.

Bupati Afani dan Pengurus NU Siak saat peringatan satu Abad di Siak

Dalam acara itu, Bupati Siak turut menyaksikan penyerahan penghargaan kepada anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang selama ini setia berkhidmat menjaga nilai-nilai ke-NU-an, keislaman, dan kebangsaan.

Kegiatan Siak Bershalawat ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU kabupaten dan kota se-Provinsi Riau, serta tamu undangan dari luar provinsi, di antaranya pengurus NU dari Provinsi Aceh.

Peringatan satu abad NU di Kabupaten Siak diharapkan menjadi momentum penguatan ukhuwah islamiyah, konsolidasi organisasi, serta pengokohan peran NU dalam membangun peradaban umat yang berakhlak, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan bangsa dan negara.

Exit mobile version