Jejak Para Pemain yang Pernah Disebut Messi Baru.
JaKARTA.~ Lionel Messi telah lama menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda di seluruh dunia. Dengan segudang prestasi, mulai dari Piala Dunia, Copa America, hingga Liga Champions, nama Messi kerap menjadi tolok ukur dalam menilai bakat generasi berikutnya.
Sejumlah pemain pernah mendapat julukan “Messi baru”. Namun begitu, perjalanan mereka justru menunjukkan bahwa label itu seringkali lebih menjadi beban daripada motivasi.
Fenomena ini terjadi di berbagai negara dari Inggris, Spanyol, Jerman, hingga Argentina dan Ekuador, di mana para pemain muda muncul dengan perhatian yang sangat tinggi.
Sejak era kejayaan Messi di Barcelona, tepatnya akhir 2000-an hingga sekarang, nama-nama yang disebut penerus Messi selalu bermunculan.
Harapan publik dan media untuk menemukan sosok yang bisa menyamai Messi kerap menimbulkan ekspektasi berlebihan. Sayangnya, tidak semua pemain mampu menanggung beban perbandingan dengan seorang legenda hidup.
Perjalanan mereka berakhir berbeda-beda. Ada yang tetap berkarier dengan baik meski jauh dari level Messi, seperti Ashley Young dan Timo Werner. Ada pula yang menilai label tersebut justru menghambat perkembangan mereka, seperti Bojan Krkic dan Gerard Deulofeu.
Bojan Krkic pernah berkata, “Label seperti itu justru merugikan pemain muda. Obsesinya mencari penerus bintang besar membuat banyak talenta kehilangan jati diri.”
Gerard Deulofeu mengakui, “Harapan yang terlalu besar membuat langkah saya di Barcelona tidak pernah benar-benar stabil.”
Facundo Buonanotte menanggapinya lebih ringan, “Messi adalah idola saya sepanjang masa. Komentar Tevez soal akselerasi saya adalah apresiasi, bukan perbandingan langsung.”
Sementara Pep Guardiola mengingatkan, “Pemain muda harus berkembang alami, tanpa beban dibandingkan dengan legenda.”












