SUMBAR.— Dua sopir travel asal Kota Payakumbuh yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Sabtu (29/11).
Kedua korban, Gusrial alias Ujang (37) dan Angger Raja Prakarsa (25), ditemukan di dalam mobil mereka yang tertimbun material longsor di kawasan Jembatan Kembar Silaiang, usai terjangan banjir galodo yang menghantam lintas Padang-Bukittinggi beberapa hari lalu.
Pihak keluarga yang sejak awal terus melakukan pencarian kini telah berada di RSUD Padang Panjang, tempat kedua jenazah dibawa untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Suasana haru menyelimuti ruang instalasi forensik saat keluarga melihat kondisi terakhir para korban.
Kepala Tim Penanganan Bencana Kota Padang Panjang, Arif Mardison, mengonfirmasi penemuan tersebut.
“Kendaraan para korban ditemukan dalam posisi tertimbun material material galodo tidak jauh dari Jembatan Kembar. Setelah dilakukan evakuasi oleh tim gabungan, kedua korban dipastikan dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.
Arif juga menjelaskan bahwa kondisi medan yang tertutup lumpur pekat dan material besar membuat proses pencarian berlangsung sangat sulit.
“Kami harus mengerahkan alat berat untuk membuka jalur. Mobil berada di posisi yang benar-benar terkubur. Diduga, para korban terseret arus galodo yang datang sangat cepat,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Junaidi, menyampaikan duka mendalam atas kejadian yang merenggut dua tulang punggung keluarga tersebut.
“Kami hanya berharap proses pemulangan jenazah dan pemakaman bisa berjalan lancar. Ini pukulan berat bagi keluarga,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan kerugian dan pencarian kemungkinan korban lain masih terus dilakukan oleh tim gabungan TNI–Polri, BPBD, dan relawan.
Banjir galodo yang melanda kawasan Padang Panjang dan sekitarnya pada Jumat malam diketahui menyebabkan sejumlah titik jalan putus, puluhan kendaraan terseret, serta beberapa warga dilaporkan hilang. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.






