Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Minas Blokir Akses ke Perawang

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Minas Blokir Akses ke Perawang

Warga Minas Blokir Jalan ke Perawang

Siak – Ratusan warga Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, melakukan aksi blokade jalan di depan pintu Tol Simpang Minas, Senin (15/9/2025) sejak pukul 06.30 WIB.

Aksi ini dipicu kemarahan warga karena jalan provinsi yang menghubungkan Simpang Perawang hingga Jembatan Ukai Minas rusak parah dan tak kunjung diperbaiki pemerintah.

Kasat Lantas Polres Siak, AKP Kaliman Siregar saat dihubungi awak media membenarkan adanya aksi tersebut.

“Benar, warga memblokir jalan di Simpang Minas. Saat ini saya sedang menuju lokasi untuk memantau langsung kondisi di lapangan,” ujarnya.

Dia bilang bahwa pihak kepolisian dari polsek Minas sudah diturunkan ke lokasi sejak pagi untuk melakukan pengamanan agar situasi tidak semakin ricuh.

Seorang warga Minas, Marbun, menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah provinsi Riau.

Menurutnya, jalan yang rusak tersebut merupakan kewenangan Pemprov, namun bertahun-tahun dibiarkan tanpa ada langkah nyata untuk perbaikan.

“Ini jalan provinsi, tapi pemerintah provinsi abai. Semua hanya janji saat Pilkada kemarin. Setelah berkuasa, janji-janji itu dilupakan,” tegasnya dengan nada kesal.

Kerusakan jalan yang dikeluhkan warga sudah berlangsung lama. Jalur utama dari Simpang Perawang menuju Minas hingga Jembatan Ukai dipenuhi lubang besar, bergelombang, dan  kecelakaan sudah berulang kali terjadi.

Warga menyebut kondisi ini sudah sering memakan korban, baik kendaraan pribadi maupun truk yang kerap terguling akibat jalan tak layak dilalui.

Aksi blokade yang dilakukan pagi tadi membuat arus lalu lintas lumpuh total. Hingga berita ini diturunkan, akses jalan dari Perawang menuju Siak maupun sebaliknya tidak dapat dilalui. Kendaraan terpaksa berhenti di lokasi karena jalan ditutup penuh oleh warga dengan batang kayu melintang di tengah jalan.

Warga menuntut agar Pemkab Siak dan Pemprov Riau segera bersinergi dalam mencari solusi. Warga Minas menegaskan tidak ingin lagi mendengar janji manis tanpa bukti.

“Kami bukan menolak pembangunan tol atau proyek besar lainnya, tapi jalan utama yang kami lewati sehari-hari juga harus dipikirkan. Jangan hanya sibuk dengan proyek mercusuar, sementara rakyat terjebak di jalan rusak,” saut warga lainnya dengan suara lantang.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Provinsi Riau terkait keluhan warga Minas. Masyarakat masih menunggu itikad baik pemerintah untuk segera memperbaiki jalan provinsi yang menjadi nadi perekonomian masyarakat Minas, Perawang, dan sekitarnya.

Exit mobile version