HUT ke-77 Polwan di Riau: Kapolda Ingatkan Jangan Hedonis, Tampil Humanis dan Berdaya Saing

HUT ke-77 Polwan di Riau: Kapolda Ingatkan Jangan Hedonis, Tampil Humanis dan Berdaya Saing

Pekanbaru – Polda Riau menggelar malam syukuran memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia di Hotel Pangeran Pekanbaru, Selasa (30/9).

Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah merenungi peran penting Polwan dalam institusi Polri dan kontribusinya bagi masyarakat.

Hadir dalam kesempatan itu Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Hery Heriawan, beserta istri, Irwasda, para pejabat utama Polda Riau, serta Kapolres jajaran. Tokoh nasional seperti Rocky Gerung, aktivis perempuan Risdayati, dan psikolog klinis T. Vivi Pratiwi turut memberikan warna dalam momentum bersejarah ini.

Sebanyak 672 Polwan dari total 723 personel hadir, menandai kekompakan dan semangat kebersamaan.

Acara dimulai dengan doa bersama, menyanyikan Indonesia Raya, Mars Polwan, dan penayangan video sejarah Polwan. Rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya seperti bakti sosial, edukasi kesehatan, hingga pelatihan keterampilan, dipaparkan sebagai wujud nyata kepedulian Polwan terhadap masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolda Riau menegaskan bahwa Polwan harus tampil sebagai figur teladan, jauh dari gaya hidup hura-hura.

“Saya minta seluruh Polwan menjauhi gaya hidup hedonisme dan pencitraan di media sosial. Masyarakat butuh aksi nyata, bukan sekadar tampilan di layar kaca,” tegas Irjen Hery.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya penguasaan keterampilan baru untuk menghadapi tantangan zaman, termasuk bahasa isyarat.

“Polwan didorong untuk hadir sebagai pelindung yang humanis, cerdas, dan berdaya saing. Penguasaan bahasa isyarat, misalnya, adalah bentuk pelayanan inklusif yang harus kita kuasai,”tambahnya.

Momen puncak perayaan ditandai dengan pemberian penghargaan kepada Polwan berprestasi. Acara semakin hangat dengan pembacaan puisi, testimoni inspiratif, pemberian cenderamata, hingga momen tak terduga ketika Kompol Viola menyerahkan bunga kepada Rocky Gerung.

Pesan moral yang disampaikan Kapolda menggema sebagai penegasan arah transformasi Polwan. Tidak hanya menjadi simbol peringatan tahunan, HUT ke-77 Polwan di Riau diharapkan menjadi titik tolak menuju kepolisian yang lebih inklusif, profesional, dan dekat dengan masyarakat.

“Polwan harus menjadi cahaya dalam pengabdian. Jangan pernah berhenti memberi makna bagi bangsa, bukan hanya di balik seragam, tapi juga dalam hati masyarakat,” tutup Kapolda memungkasi.

Exit mobile version