Hari Pertama Sekolah, Kapolda Riau Beri Waktu Personel Dampingi Anak

Hari Pertama Sekolah, Kapolda Riau Beri Waktu Personel Dampingi Anak
Screenshot

Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol Herry Heryawan

Pekanbaru Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti hari pertama masuk sekolah Senin, (14/7). Di berbagai sekolah di Riau, tampak pemandangan istimewa, ayah berseragam dinas Kepolisian, berdiri di samping anak-anak mereka yang memulai lembaran baru dalam mengejar impian di bangku sekolah.

Momen ini menjadi lebih bermakna berkat kebijakan dari Kepala Kepolisian Daerah Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang secara resmi memberikan izin kepada seluruh personel Polda Riau untuk mengantar dan mendampingi anak-anak mereka ke sekolah.

Kebijakan ini diberlakukan serentak pada Senin, (14/7) di seluruh wilayah hukum Polda Riau. Irjen Herry menyampaikan arahan tersebut secara langsung kepada para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau sehari sebelumnya.

Menurut Irjen Herry, hari pertama sekolah adalah salah satu momen paling berharga dalam kehidupan anak-anak, dan kehadiran orang tua sangat penting dalam memberikan dukungan emosional serta rasa aman di tengah suasana baru.

“Saya ingin setiap anggota Polri menjadi ayah dan ibu sepenuhnya pagi ini. Anak-anak kita butuh kehadiran kita, bukan hanya sebagai aparat, tapi sebagai orang tua yang siap menggandeng tangan mereka memasuki tahun ajaran baru,” ujar Irjen Herry dalam arahannya.

Pelaksanaan Apel Pagi yang biasa dilakukan pada pukul 07.00 WIB diundur menjadi pukul 08.30 WIB. Hal ini memberi cukup waktu bagi para personel untuk mengantar anak-anak mereka tanpa terburu-buru.

Langkah Kapolda ini menuai banyak pujian, tidak hanya dari internal kepolisian, tapi juga dari masyarakat luas. Banyak yang mengapresiasi sikap kepemimpinan yang menunjukkan empati dan kepedulian terhadap peran ganda seorang polisi sebagai abdi negara sekaligus kepala keluarga.

“Saya merasa sangat dihargai sebagai ayah dan anggota Polri. Bisa mengantar anak saya di hari pertama sekolah adalah pengalaman yang tak tergantikan,” ujar Ipda Marda Tulus salah satu anggota Polda Riau yang pagi itu terlihat memeluk putrinya sebelum memasuki kelas.

Ratusan personel Polda Riau memanfaatkan kebijakan ini. Mulai dari perwira hingga bintara, banyak di antara mereka terlihat hadir di sekolah-sekolah dasar, mengenakan seragam dinas sambil menggandeng anak-anak mereka yang tampak antusias.

Kebijakan sederhana ini menjadi contoh kuat bahwa institusi sebesar kepolisian bisa tetap menjalankan tugas negara tanpa kehilangan sisi humanis. Kebijakan ini juga dipandang sebagai bentuk dukungan pada pentingnya peran keluarga dalam tumbuh kembang anak.

“Ini bukan soal jam dinas yang dikurangi, tapi tentang nilai-nilai kehidupan yang dijunjung. Kalau seorang anak tumbuh dengan cinta dan kehadiran orang tua, ia akan tumbuh jadi generasi yang kuat dan berintegritas,” pungkas Irjen Herry.

Exit mobile version