Tampak depan Hotel Hollywood di Riau
Siak  

Enam Tahun Terakhir Pesisir Sungai Apit Terkikis 10 Meter, Bupati Siak: Kita Harus Jadi Super Tim

Enam Tahun Terakhir Pesisir Sungai Apit Terkikis 10 Meter, Bupati Siak: Kita Harus Jadi Super Tim
Screenshot

Bupati Siak Dr.Afni Z Berdiskusi dengan Tokoh Masyarakat Sungai Apit Saat Meninjau Wilayah Pesisir 

SIAK – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, meninjau wilayah pesisir di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (9/6), setelah beberapa hari sebelumnya melakukan sidak ke jalur ilegal logging di Sungai Mandau.

Didampingi Anggota DPRD Siak Sujarwo, Camat Sungai Apit, kepala kampung, dan tokoh masyarakat setempat, Afni menyempatkan diri berdialog santai dengan warga terkait ancaman abrasi yang terus menggerus hingga ke pemukiman warga.

“Kalau saja pesisir pantai kita ini cantik, Siak bisa punya wisata mangrove yang luar biasa,” tutur Afni.

Afni yang merupakan aktifis lingkungan itu menegaskan pentingnya membuat peta kawasan pesisir Sungai Apit sebagai wilayah yang harus dilindungi secara bersama-sama.

“Nanti sama-sama kita susun antara eksekutif dan legislatif. Kita harus jadi super tim untuk bekerja sama menyelamatkan pesisir pantai kita ini,” ujar Afni sambil menoleh ke Sujarwo yang membidangi persoalan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Afni juga mendengar cerita langsung dari salah seorang tokoh masyarakat Sungai Apit.

“Enam tahun terakhir ini, abrasi sudah terjadi  hingga sepuluh meter. Bahkan, satu tahun saja bisa lebih dari satu meter,” kata pria berkaos hitam itu.

Bahkan, menurut laporan Camat Sungai Apit, di Kampung Lalang sudah ada tiga rumah warga yang roboh akibat abrasi dan diterjang air laut saat pasang.

Mendengar hal tersebut, Afni mengimbau agar pemerintah kampung segera mencatat kejadian tersebut dan mengusulkan penanganannya ke Bapenda Siak. “Kalau tidak bisa di APBD Siak, nanti saya akan coba bawa ini ke BPDLH,” katanya.

Selain itu, Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli juga mengingatkan pemerintah Kecamatan Sungai Apit untuk senantiasa memperhatikan pemukiman warga serta makam yang terletak di sepanjang pesisir Sungai Apit.

“Pesisir Sungai Apit ini adalah bagian penting dari Kabupaten Siak yang harus kita jaga kelestariannya,” pungkas Afni menutup percakapan.

https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png