Kolase debat publik cakada Siak 2024
Pekanbaru.~ Suasana di Hotel Pangeran, Kota Pekanbaru, Sabtu (2/11) malam tampak berbeda dari hari biasa, puluhan personil Polda Riau dan Polres Siak terlihat berjaga di hotel bintang empat itu. Di sana, debat publik Pilkada Kabupaten Siak digelar, dihadiri oleh tiga pasangan calon, termasuk Alfedri-Husni yang tampil dengan nomor urut 3.
Acara tersebut menjadi ajang bagi tiga kandidat calon Bupati Siak untuk memaparkan visi dan program yang mereka tawarkan untuk kesejahteraan masyarakat Siak.
Kendati demikian, bagi pasangan Alfedri-Husni, malam itu bukan sekadar momen debat biasa, melainkan juga momentum penuh harapan dan doa, yang turut diiringi oleh istri mereka, Rasidah Alfedri dan Ananda Laila Putri Husni, serta para relawan yang setia memberikan dukungan.
Sejak awal, Rasidah dan Ananda tampak setia berada di sisi suami mereka. Sebelum acara dimulai, keduanya terlihat mengheningkan hati, memanjatkan doa agar Alfedri dan Husni dapat melalui debat dengan baik dan lancar.
“Saya selalu mendoakan yang terbaik untuk suami. Semoga beliau bisa menyampaikan niat tulusnya untuk masyarakat Siak dengan lancar,” ucap Rasidah.
Kehadiran Rasidah dan Ananda bukan hanya sebagai pasangan hidup, tetapi juga sebagai pendukung setia yang memberikan kekuatan tersendiri bagi Alfedri-Husni. Dengan penuh kesabaran dan ketulusan, mereka duduk di ruangan debat bersama tim kampanye, menyaksikan langsung perjuangan kedua calon dalam memaparkan visi dan misi mereka untuk masa depan Kabupaten Siak.
Tak hanya doa, dukungan moral yang diberikan Rasidah dan Ananda turut menjadi penyemangat. Ananda Laila, istri dari Husni Merza calaon Wakil Bupati Siak menyampaikan bahwa momen debat ini sangat penting untuk menguatkan langkah Alfedri-Husni dalam meyakinkan masyarakat.
“Kami semua percaya dengan visi yang beliau bawa. Semoga malam ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Siak untuk memahami ketulusan mereka,” ujar Ananda.
Selama jalannya debat, Rasidah dan Ananda sering berdiskusi dengan tim kampanye. Mereka mengamati setiap argumen yang disampaikan Alfedri-Husni, sesekali bertepuk tangan bersama para simpatisan ketika pasangan calon nomor urut 3 itu berhasil memberikan jawaban tegas. Sebagai istri, tentunya kehadiran mereka berdua mencerminkan ketulusan dukungan bagi perjuangan suami mereka.
Di sisi lain, para relawan yang setia mendampingi Alfedri-Husni juga menunjukkan semangat yang sama. Mereka hadir memenuhi ruangan dengan semangat dan sorak sorai, memberikan semangat tersebdiri bagi Alfedri-Husni untuk melewati setiap sesi debat.
Ketua relawan SAH Kabupaten Siak Zulfi Mursal mengatakan, kami selalu mendukung pasangan ini karena visi mereka jelas untuk memajukan Siak. Kami percaya mereka akan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Siak ke arah yang semaik baik.
Malam itu menjadi malam penuh makna, baik bagi Alfedri-Husni maupun para pendukungnya. Kepercayaan dari keluarga dan relawan memberikan kekuatan bagi pasangan ini untuk menghadapi pertanyaan dan kritik dari kandidat lain dengan tenang dan penuh percaya diri.
Ketika diserang oleh pasangan calon lain, Alfedri-Husni tetap tenang, memilih menjawab dengan data dan fakta, serta mengingatkan kembali komitmen mereka yang terbukti selama masa kepemimpinan sebelumnya.
“Alfedri dan Husni adalah pemimpin yang berkomitmen,” ujar Anto Klink salah satu simpatisan yang turut hadir malam itu.
Bagi Rasidah dan Ananda, dukungan ini adalah bentuk dari rasa percaya dan cinta terhadap perjuangan suami mereka. Sebelum acara selesai, keduanya menyempatkan diri untuk bertemu langsung dengan Alfedri dan Husni, menyampaikan semangat dan ucapan selamat.
“Kami bangga dengan apa yang telah kalian capai malam ini. Masyarakat Siak berhak mengetahui niat tulus kalian,” kata Ananda kepada suaminya.
Ketika acara debat berakhir, terlihat senyum dan rasa lega di wajah Rasidah dan Ananda. Keduanya yakin bahwa perjuangan ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Siak.
“Yang kami inginkan adalah Siak yang lebih maju, dan kami yakin Alfedri dan Husni mampu mewujudkannya,” ujar Rasidah.
Doa dan harapan tulus mereka menggema di antara sorak sorai pendukung, di penghujung malam yang penuh harapan bagi masa depan Kabupaten Siak.







