Dimas Eka Yuda, Kreator Kuansing yang Angkat Pacu Jalur ke Panggung Dunia, Raih Anugerah Media Siber Riau 2025

Dimas Eka Yuda, Kreator Kuansing yang Angkat Pacu Jalur ke Panggung Dunia, Raih Anugerah Media Siber Riau 2025

PEKANBARU.~ Melalui karyanya bertajuk Aura Farming Pacu Jalur, Dimas Eka Yuda berhasil memadukan budaya, kreativitas, dan teknologi digital dalam satu narasi yang menggugah.

dia dinobatkan sebagai Konten Kreator Pilihan dalam ajang bergengsi Anugerah Media Siber Riau 2025 yang digelar di Pekanbaru, Jumat (31/10/2025).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau, Luna Agustin, yang mengapresiasi langkah Dimas sebagai contoh nyata generasi muda yang menjaga kearifan lokal dengan pendekatan modern.

Dimas adalah representasi anak muda Riau yang mampu mengemas budaya daerah menjadi karya inspiratif dan berdaya viral di dunia digital. Ia membuktikan bahwa menjaga budaya tak selalu harus dengan cara lama,” ujar Luna dalam sambutannya.

Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid, melalui Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Riau, Teza Darsa, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif SMSI Riau dalam menghadirkan ruang apresiasi bagi insan media dan kreator digital.

Teza bilang, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengakuan atas peran strategis media digital dalam pembangunan literasi dan pelestarian budaya.

Di era keterbukaan publik, media siber punya peran vital. Ajang seperti ini harus jadi penguat semangat bagi para kreator dan jurnalis muda untuk terus berkarya dengan integritas,” tegasnya.

Dimas yang ditemui usai menerima penghargaan mengungkapkan rasa bangganya. Pemuda asal kuansing itu bilang karyanya bukan semata-mata bentuk ekspresi seni, tetapi juga upaya melestarikan tradisi kebanggaan masyarakat Kuansing agar tetap hidup di hati generasi muda.

Ini bukan sekadar penghargaan untuk saya, tapi untuk seluruh masyarakat Kuantan Singingi yang menjaga semangat Pacu Jalur tetap berkobar. Semoga karya ini bisa membuat anak muda lebih bangga dengan warisan budayanya,” kata Dimas.

Lewat konsep “Aura Farming Pacu Jalur”, Dimas menghadirkan visualisasi yang segar dan berbeda dari biasanya. Ia mengangkat sisi emosional dan kebersamaan para peserta lomba perahu tradisional khas Kuantan Singingi itu dalam kemasan digital yang dinamis.

Lewat pendekatan storytelling visual yang kuat, ia berhasil menarik perhatian audiens muda dan menjadikan Pacu Jalur tak hanya sekadar tradisi, tapi juga simbol kreativitas dan identitas daerah.

Karya Dimas dinilai menjadi angin segar bagi promosi budaya lokal Riau di dunia maya. Di tengah derasnya arus konten hiburan dan gaya hidup global, kehadiran kreator seperti Dimas menjadi penyeimbang yang menanamkan nilai-nilai kearifan lokal ke ruang digital.

Luna Agustin menyebut, “Kita butuh lebih banyak Dimas-Dimas lain di Riau — yang tak hanya kreatif, tapi juga berakar pada budaya dan memiliki tanggung jawab sosial dalam berkarya.

Ajang Anugerah Media Siber Riau 2025 sendiri menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekosistem digital di Bumi Lancang Kuning. Selain memberikan penghargaan kepada jurnalis dan media siber terbaik, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antar pelaku industri kreatif, media, dan pemerintah.

SMSI Riau bertekad untuk menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan yang terus mendorong inovasi, profesionalisme, serta semangat menjaga marwah pers di era digital.

Exit mobile version