Kobbie Mainoo Merayakan Gool
JAKARTA.– Masa depan gelandang muda Manchester United, Kobbie Mainoo, tengah menjadi perhatian setelah kabarnya diminati oleh 10 klub besar yang berbeda.
Situasi ini muncul seiring perubahan sistem permainan di bawah pelatih baru, Ruben Amorim, yang membuat peran Mainoo semakin berkurang.
Pemain berusia 20 tahun tersebut sejatinya tampil impresif musim lalu di era Erik ten Hag dan dipandang sebagai prospek jangka panjang United. Namun, formasi 3-4-2-1 yang kerap diterapkan Amorim membuat persaingan di lini tengah semakin ketat, terutama karena posisinya beririsan dengan kapten tim, Bruno Fernandes.
“Bruno dan Kobbie berada di posisi yang sama,” ungkap Amorim saat tur pramusim di Amerika. “Ia sedang berjuang untuk posisi itu bersama Bruno.”
Pelatih asal Portugal itu juga menegaskan bahwa perubahan strategi yang menurunkan dua gelandang membuat dirinya lebih memprioritaskan Mason Mount untuk mendampingi Fernandes.
“Saya merasa tim perlu keseimbangan. Saat kami ingin lebih menyerang, saya memilih Mason di posisi itu. Di sisi lain, kami juga butuh satu gelandang bertahan yang bisa dekat dengan Bruno,” jelas Amorim usai hasil imbang melawan Fulham.
Bagi Mainoo, kondisi ini jelas bukan hal yang mudah. Dengan Bruno Fernandes yang masih menjadi andalan sejak 2020, kesempatan reguler di skuad utama semakin menipis.
Padahal, sebelumnya ia sempat disebut sebagai salah satu pilar masa depan United maupun Timnas Inggris.
Kini, keputusan besar ada di tangan manajemen Manchester United, mempertahankan sang talenta muda atau membuka pintu jika ada tawaran serius dari klub lain.














