Pj Sekda Fauzi Asni Saat Melepas Kafilah Siak Menuju MTQ Tingkat Provinsi di Bengkalis
Siak, – Kafilah asal Kabupaten Siak resmi diberangkatkan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-43 Tingkat Provinsi Riau, yang tahun ini akan digelar di Kabupaten Bengkalis, mulai Sabtu, 28 Juni 2025.
Suasana haru dan semangat terpancar dari wajah 101 kafilah asal Siak, pelatih, dan orang tua yang memadati halaman Hotel Grand Royal, Jalan Tengku Buwang Asmara, Kampung Rempak, Kecamatan Siak saat pelepasan berlangsung.
Acara ini dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Fauzi Asni, mewakili Bupati Siak Dr.Afni Z.
Dalam sambutannya, Fauzi menyampaikan pesan kepada seluruh kafilah. Ia mengingatkan bahwa ajang MTQ bukan sekadar lomba, melainkan ladang dakwah dan wujud cinta kepada Al-Qur’an.
“Kami titipkan harapan besar kepada ananda semua. Tunjukkan semangat, jaga kesehatan, dan tampilkan performa terbaik. Kalian bukan hanya membawa nama Siak, tetapi juga semangat Qur’ani yang menjadi cahaya bagi masyarakat,” ungkap Fauzi yang diaminkan seluruh kafilah.
Kafilah yang diberangkatkan terdiri dari peserta berbagai cabang lomba seperti tilawah, tahfidz, tafsir, fahmil Qur’an, hingga syarhil Qur’an, serta didampingi oleh pelatih, official, dan tim pendukung.
Masing-masing kafilah telah melalui proses seleksi dan pelatihan yang ketat di tingkat kabupaten sejak beberapa bulan yang lalu.
Fauzi juga bilang bahwa tujuan utama dari keikutsertaan ini bukan semata-mata meraih juara, tetapi membentuk generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan menjadi panutan di tengah masyarakat.
“Kami yakin, dengan niat yang tulus dan usaha yang maksimal, kalian bisa membawa pulang prestasi, bahkan memborong medali. Tapi lebih dari itu, jadilah pribadi yang mencerminkan nilai-nilai Qur’ani,” sambungnya.
Turut hadir dalam pelepasan tersebut jajaran LPTQ Kabupaten Siak, para kepala OPD, tokoh agama, pelatih, serta orang tua peserta yang memberikan dukungan dan doa restu.
MTQ Provinsi Riau tahun ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai momen memperkuat ukhuwah dan semangat syiar Islam antar kabupaten/kota.
Kabupaten Siak, yang selama ini dikenal sebagai daerah religius, optimis mampu menunjukkan kualitas terbaiknya.
Dengan semangat yang menyala dan dukungan dari Pemkab Siak dan seluruh masyarakat negeri istana, kafilah Siak siap harumkan nama daerah di Bumi Lancang Kuning.









