Siak  

Di Bawah Komando Kapolres Siak, Pengamanan Aksi Damai Subkon PHR Berakhir Aman dan Kondusif

Di Bawah Komando Kapolres Siak, Pengamanan Aksi Damai Subkon PHR Berakhir Aman dan Kondusif
Screenshot

Siak, — Guna menjaga ketertiban umum dan mendukung hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, Kepolisian Resor (Polres) Siak mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang digelar masyarakat Kecamatan Minas bersama ratusan buruh subkontraktor PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR), Rabu (30/4) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan operasional PT. PHR Minas, tepatnya di Gate 4 ini, diikuti sekitar 320 peserta dan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif berkat pendekatan persuasif dan humanis yang diterapkan aparat kepolisian dari Polres Siak.

Aksi tersebut diinisiasi oleh Gerakan Pemuda Masyarakat Peduli (GPMP) Kecamatan Minas yang menyuarakan aspirasi terkait sejumlah kebijakan perusahaan.

Sejak pukul 08.30 WIB, massa melakukan penyampaian pendapat secara terbuka dan melakukan pemblokiran akses di beberapa gerbang utama sebagai bentuk protes terhadap persyaratan Medical Check Up (MCU), perpanjangan masa kontrak, serta kuota penerimaan tenaga kerja lokal.

Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra, terlihat memimpin langsung apel kesiapan pengamanan sejak pukul 07.00 WIB, dengan melibatkan 217 personel Polres Siak, 15 anggota TNI, serta 6 personel Satpol PP Kecamatan Minas.

“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan bahwa aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara damai,” ujar AKBP Eka Rabu, (30/4).

Dalam orasinya, koordinator aksi Mulia Hasibuan menyampaikan bahwa masyarakat Minas mendesak agar PT. PHR meninjau ulang kebijakan yang dinilai belum berpihak sepenuhnya kepada tenaga kerja lokal.

“Kami berharap agar kebijakan MCU, masa kontrak kerja, dan kuota rekrutmen dapat disesuaikan dengan semangat Perda Siak Nomor 11 Tahun 2001 yang mengutamakan putra daerah,” ungkapnya dengan tegas namun tetap mengedepankan suasana kondusif.

Pukul 10.30 WIB, dialog terbuka pun digelar antara perwakilan pengunjuk rasa, manajemen PT. PHR, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak, serta unsur Pemerintah Kecamatan Minas.

Dalam dialog tersebut, pihak PT. PHR menyambut baik aspirasi yang disampaikan masyarakat dan berjanji akan melakukan evaluasi internal.

“Kami mendengar dengan seksama apa yang menjadi harapan masyarakat Minas, dan kami siap menindaklanjuti dengan langkah nyata,” ujar perwakilan PHR.

Senada dengan itu, Kapolres Siak juga turut menegaskan bahwa aparat kepolisian berkomitmen menjaga hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan damai.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga aksi ini tetap berlangsung secara tertib,” kata Kapolres.

Ini semua, lanjut Alumni Akpol 2005 itu, adalah contoh bagaimana penyampaian pendapat dapat berjalan harmonis tanpa mengganggu stabilitas keamanan.

Aksi Unras di PHR Minas tersebut berakhir pukul 12.30 WIB dan ditutup dengan suasana damai, di mana massa membubarkan diri secara tertib usai mendengar respons positif dari manajemen perusahaan dan pemerintah.

Exit mobile version