MU Bersiap Hadapi Derby Manchester
JAKARTA.~ Manchester United menyambut kepulangan para pemainnya dari jeda internasional dengan rasa lega. Salah satu yang mendapat sorotan adalah Matthijs de Ligt, bek tengah asal Belanda, yang hanya tampil sebentar bersama tim nasionalnya.
Situasi ini justru dianggap sebagai keuntungan bagi Erik ten Hag.
“Kadang lebih baik pemain tidak dipaksa bermain penuh di laga internasional, apalagi jika klub sedang menghadapi pertandingan besar,” ujar seorang sumber di internal klub.
Selama jeda, De Ligt hanya mencatatkan dua menit penampilan dalam dua pertandingan Belanda. Ia masuk menggantikan Virgil van Dijk di menit-menit akhir saat menghadapi Lithuania, dan sebelumnya hanya menjadi penghangat bangku cadangan ketika melawan Polandia.
“Saya merasa segar dan siap untuk pertandingan berikutnya,” ungkap De Ligt setelah kembali berlatih di Carrington. “Yang terpenting bagi saya adalah bisa membantu tim, baik di timnas maupun di klub.”
Manchester United memang tengah membutuhkan tenaga terbaik untuk derby melawan Manchester City di Etihad. Hingga kini, De Ligt selalu menjadi starter di tiga laga Premier League musim 2025/26, dan diperkirakan tetap dipercaya di lini belakang.
Berbeda dengan De Ligt, Joshua Zirkzee bahkan tidak masuk skuad Belanda asuhan Ronald Koeman. Situasi ini memberikan keuntungan tersendiri bagi United. Penyerang 24 tahun itu mendapat waktu penuh untuk memulihkan kondisi dan fokus berlatih bersama rekan-rekan setimnya.
Absennya Matheus Cunha dan Mason Mount karena cedera membuka peluang bagi Zirkzee.
“Kesempatan selalu datang di saat yang tepat. Saya hanya ingin menunjukkan kemampuan saya jika dipercaya,” ucap Zirkzee dengan nada optimis.
Dari sisi manajemen, Ten Hag tampak tenang menyikapi kondisi ini. Sang pelatih tahu betul bahwa derby Manchester adalah laga penuh gengsi yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental.
“Kami senang beberapa pemain kembali dalam kondisi prima. Itu penting untuk menjaga keseimbangan tim,” katanya.
Meski begitu, derby kali ini tetap akan menjadi ujian besar. Manchester City, yang memiliki kedalaman skuad luar biasa, diprediksi akan tampil agresif di kandang sendiri. United berharap perpaduan pengalaman De Ligt dan semangat pemain muda seperti Zirkzee bisa memberi kejutan.
Bagi para pendukung, kabar kembalinya De Ligt dan fokusnya Zirkzee memberi rasa optimisme. Dengan persiapan yang lebih matang usai jeda internasional, United datang ke Etihad bukan hanya sebagai tamu, tetapi sebagai tim yang siap bersaing.












