Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Dari Anak Tukang Sayur ke Perwira Polisi: Iptu Septia Buktikan Mimpi Tak Butuh Uang, Tapi Tekad

IMG 0061
Perwira pertama Polri berpangkat Inspektur Satu (Iptu) Septia (istimewa).

Jambi riauexpose.com– Perjalanan hidup Septia menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih cita-cita.

Perwira pertama Polisi berpangkat Inspektur Satu (Iptu) itu lahir dari keluarga sederhana di Tanjung Jabung Barat, Jambi, dengan kedua orang tua yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang sayur.

Promo Fakultas Hukum UPBI

Fakultas Hukum UPBI

Sejak awal, langkahnya menembus pendidikan kepolisian tidaklah mudah.

Ia mengaku sempat diremehkan dan bahkan diragukan mampu lolos seleksi Akademi Kepolisian.

“Bahkan ada yang bilang tidak mungkin lulus Akpol, karena harus menyiapkan biaya besar,” ujar Septia mengenang masa-masa perjuangannya.

Anggapan bahwa menjadi polisi membutuhkan biaya tinggi, menurutnya, kerap membuat banyak orang mengurungkan niat.

Namun Septia memilih untuk tidak mempercayai stigma tersebut. Ia tetap mendaftar dan mempersiapkan diri secara mandiri.

Saat mengikuti tahapan seleksi menuju Akademi Kepolisian, Septia berangkat sendiri dari Payakumbuh menuju Padang, Sumatera Barat.

Perjalanan sekitar tiga jam ditempuh tanpa pendamping keluarga. Selama proses tes, ia tinggal menumpang di kos kenalan dan menggunakan angkutan umum untuk berpindah lokasi ujian.

“Yang lain ikut les, saya tidak. Saya hanya belajar sendiri dan bermodal nekat untuk ikut tes,” tuturnya.

Ia tak menampik sempat merasa minder ketika melihat peserta lain datang diantar orang tua dengan kendaraan pribadi.

Sementara dirinya harus mencari lokasi ujian dengan bertanya ke sana-sini dan menggunakan angkot.

Namun, rasa minder itu tidak mematahkan semangatnya. Dengan persiapan mandiri dan tekad kuat, Septia akhirnya dinyatakan lulus seleksi dan resmi menjadi taruna Akpol.

Ia menegaskan, dirinya tidak mengeluarkan biaya untuk kelulusan tersebut.

Kini, sebagai perwira polisi, kisah Septia menjadi inspirasi bahwa keberhasilan lahir dari kerja keras, disiplin, dan keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Dari anak pedagang sayur, ia membuktikan bahwa mimpi besar dapat dicapai tanpa harus tunduk pada keterbatasan ekonomi ataupun keraguan orang lain.

74 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png