Siak  

Cara Bupati Afni Perbaiki Jalan Rusak di Tengah Defisit Anggaran

Cara Bupati Afni Perbaiki Jalan Rusak di Tengah Defisit Anggaran
Screenshot

Bupati Afni 

SIAK — Harapan ribuan warga Kecamatan Tualang dan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, untuk keluar dari derita jalan rusak akhirnya mendapat jawaban. Bupati Siak, Afni, memastikan kerusakan parah di ruas Kampung Pinang Sebatang Barat yang terkikis luapan air akan segera diperbaiki melalui kolaborasi dengan pihak perusahaan dan pengusaha, meski kondisi keuangan daerah mengalami defisit.

Kepastian itu disampaikan Afni usai anak buahnya meninjau langsung kondisi jalan bersama pihak kecamatan, perusahaan, dan tokoh masyarakat, Senin (22/9).

Bupati wanita pertama di Siak itu menegaskan, penanganan tidak bisa ditunda lagi mengingat sebagian badan jalan nyaris terputus dan sangat membahayakan warga.

Alhamdulillah, jalan ini akan segera kita tangani bersama. PT Arara Abadi sudah menyatakan kesiapannya membantu dengan menyediakan gorong-gorong untuk mengatasi persoalan aliran air yang merusak jalan,” ujar Afni kepada wartawan, Selasa (23/9).

Kerusakan jalan tersebut sudah lama jadi keluhan warga. Jalur ini merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan Tualang dengan Sungai Mandau.

Bukan hanya mobilitas warga yang terganggu, tapi juga aktivitas ekonomi, khususnya angkutan hasil perkebunan sawit yang saban hari melewati ruas tersebut.

Afni bilang, solusi jalan tidak bisa ditanggung Pemkab semata. “Kita akan sharing bajed (anggaran). Pihak peron sawit siap membantu berupa material dan kebutuhan lain. Jadi semua yang menikmati jalan ini, harus ikut bertanggung jawab,” katanya.

Menurut Afni, pola kolaborasi ini justru menjadi jalan keluar di tengah keterbatasan fiskal daerah. Ia mengingatkan, jika semua pihak bergandengan tangan, persoalan seperti jalan rusak tidak perlu menunggu lama untuk ditangani.

“Saya minta ini jangan ditunda-tunda. Begitu semua sepakat, langsung dikerjakan,” tegasnya.

Warga menyambut dengan suka cita. Rudi, seorang warga Sungai Mandau, mengaku penderitaan mereka sangat berat setiap kali musim hujan tiba.

“Kalau hujan deras, jalan seperti sungai. Kami susah lewat, apalagi kendaraan besar. Kalau benar diperbaiki, tentu kami sangat senang,” ungkapnya dengan wajah lega.

Selain perbaikan darurat, Afni juga bilang bahwa solusi jangka panjang juga tengah disiapkan. Pemerintah daerah akan memastikan konstruksi yang dipasang, termasuk gorong-gorong dan drainase, dapat menahan beban lalu lintas dan debit air di musim penghujan.

Pemkab Siak optimistis dalam waktu dekat pekerjaan bisa dimulai. “Kuncinya adalah kolaborasi. Dengan dukungan perusahaan, pengusaha sawit, dan masyarakat, akses Tualang–Sungai Mandau bisa kembali aman dan lancar,” pungkas Afni.

Exit mobile version