Bupati Siak Libatkan Pelaku UMKM Sebagai Ketua Harian Dekranasda
Siak – Ada terobosan baru dalam kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak tahun ini. Bupati Siak, Afni Zulkifli, menunjuk pelaku usaha lokal untuk menempati posisi penting, sebuah langkah yang jarang dilakukan kepala daerah.
Pemilik toko oleh-oleh khas Siak Mama Nizam, Kemala Syarifah, dipercaya sebagai Ketua Harian Dekranasda. Kehadirannya diharapkan membawa sudut pandang yang lebih dekat dengan dunia usaha serta kebutuhan pelaku UMKM.
Menurut Afni, melibatkan pengusaha yang sudah berpengalaman langsung dalam pasar akan membuat program Dekranasda lebih tepat sasaran.
“Ini pertama kalinya Ketua Harian Dekranasda berasal dari pelaku UMKM. Saya percaya, pengalaman mereka akan membantu menghadirkan ide-ide yang lebih sesuai dengan realitas usaha,” ujar Afni saat pelantikan di Balairung Datuk Empat Suku, Selasa (9/9/2025).
Afni membahas harga produk Dekranasda yang selama ini dinilai cukup tinggi, sehingga kurang diminati masyarakat. Ia berharap ke depan harga produk dapat lebih terjangkau tanpa merugikan pelaku UMKM.
“Jangan sampai produk UMKM hanya diberi label Dekranasda lalu dijual mahal. Hal seperti ini membuat masyarakat enggan membeli. Saya ingin ada perubahan cara pandang dalam pengelolaan,” jelasnya.
Lebih jauh, Afni menekankan bahwa Dekranasda bukan sekadar wadah formalitas, melainkan harus menjadi organisasi yang mampu mendukung kemandirian ekonomi daerah.
“Dekranasda harus benar-benar menjadi wadah pemberdayaan UMKM, bukan hanya tempat berkumpul. Dengan begitu, produk kerajinan Siak tidak hanya menjaga identitas budaya, tapi juga memberi kontribusi nyata pada pendapatan daerah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Afni juga membagikan pengalaman keluarganya yang pernah menggantungkan hidup dari usaha berdagang. Dari pengalaman tersebut, ia semakin yakin bahwa UMKM memegang peranan penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Terkait kepengurusan baru ini, Bupati berharap Dekranasda dapat hadir lebih dekat dengan pelaku UMKM serta menjadi penggerak bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang mandiri.






