riauexpose.com SIAK — Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas terkait melakukan pembangunan Jalan Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang–Muara Kelantan, Kecamatan Sungai Mandau sejak awal Januari 2026.
Pengerjaan jalan tersebut dilaksanakan melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2025 dengan konstruksi Rigid Pavement sepanjang 1,5 kilometer yang didanai melalui APBN.
Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan infrastruktur dasar, tetapi juga diharapkan memberi dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di dua Kecamatan tersebut.
“Alhamdulillah, pembangunan Jalan Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan dapat kita realisasikan melalui Program Inpres Jalan Daerah Tahun 2025. Jalan ini sangat penting karena menyangkut akses utama masyarakat dan pergerakan ekonomi warga,” ujar Afni, lewat keterangan tertulisnya, Jumat (23/1/2026).
Dia bilang, hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 15 persen, dengan pekerjaan yang meliputi pelebaran bahu jalan serta penghamparan agregat kelas A sebagai lapisan dasar konstruksi jalan beton.
“Pekerjaan di lapangan berjalan sesuai tahapan. Kita menargetkan proyek ini selesai pada April 2026 agar segera dapat dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Bupati Afni, keberadaan jalan yang layak akan memberikan efek domino terhadap berbagai sektor, mulai dari kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan, penurunan biaya transportasi, hingga meningkatkan akses pelaku UMKM ke pasar yang lebih luas.
“Dengan kondisi jalan yang baik, biaya angkut hasil kebun dan usaha warga bisa ditekan. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal,”tegasnya.
Di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Siak, lanjut Afni, akan terus berupaya aktif mengakses dana APBN untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“InsyaAllah kita akan terus berjuang mengakses dana APBN, karena infrastruktur seperti ini adalah kunci membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pembangunan ekonomi daerah,”pungkasnya.







