Askar Bertuah Bidik Kemenangan Perdana Lawan Sriwijaya FC di Stadion Kaharuddin Nasution

Askar Bertuah Bidik Kemenangan Perdana Lawan Sriwijaya FC di Stadion Kaharuddin Nasution

PEKANBARU — Atmosfer panas bakal terasa di Stadion Kaharuddin Nasution, Jumat (10/10) sore. PSPS Pekanbaru bertekad memutus tren buruk saat menjamu Sriwijaya FC dalam lanjutan pekan ke-5 Liga 2 musim 2025–2026.

Duel dua tim papan bawah Grup Barat ini dipastikan menjadi laga hidup-mati bagi keduanya yang sama-sama berjuang keluar dari zona merah.

PSPS, tim kebanggaan Riau berjuluk Askar Bertuah, sejauh ini baru mengantongi dua poin dari empat pertandingan. Skuad asuhan caretaker pelatih Ibnu Grahan mencatat dua hasil imbang dan dua kekalahan, catatan yang jelas belum memuaskan publik sepak bola Pekanbaru.

Sementara itu, tamunya Sriwijaya FC justru berada dalam kondisi yang lebih terpuruk. Klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan itu baru mengemas satu poin dari empat laga, hasil dari satu kali imbang dan tiga kekalahan.

Kondisi ini membuat Laskar Wong Kito terdampar di dasar klasemen, tepat di bawah PSPS yang bertengger di posisi ke-9.

“Kami sadar posisi kami belum aman. Tapi inilah momen untuk bangkit. Besok kami main di kandang, dan targetnya hanya satu: tiga poin,” tegas Ibnu Grahan, Kamis (9/10).

Ia juga bilang, pendekatan mental dan motivasi terus diberikan kepada para pemain pasca dua laga tandang terakhir yang menguras energi dan psikologis tim.

Menurut Ibnu, kondisi psikologis pemain menjadi perhatian utama jelang laga penting ini.

“Setelah insiden dan hasil minor sebelumnya, saya coba dekati anak-anak secara personal. Mereka harus sadar, hanya mereka yang bisa mengubah keadaan. Besok bukan sekadar pertandingan, tapi pembuktian,” ujarnya.

Meski begitu, PSPS tak lepas dari persoalan cedera pemain. Beberapa pilar utama dikabarkan masih dalam tahap pemulihan. Ibnu mengaku akan menunggu hasil official training sore ini sebelum memastikan siapa saja yang siap diturunkan.

“Kita lihat kondisi terakhir mereka. Kalau memang belum fit, kita akan rotasi. Yang penting semua tampil dengan hati dan semangat bertarung,” katanya.

Di sisi lain, Asisten Pelatih PSPS, Agus Sugianto, juga turut menganalisis kekuatan lawan. Ia menyebut Sriwijaya FC tetap berbahaya meski dalam tren negatif.

“Saya sudah pelajari pola main mereka. Jangan tertipu dengan posisi di klasemen. Sriwijaya tim besar, pengalaman mereka di Liga 1 masih terasa. Tapi kami juga sudah tahu bagaimana cara meredamnya,” tutur Agus.

Agus bilang bahwa membenahi PSPS bukan pekerjaan instan. “Saya sudah mengamati tim ini sejak lama. Butuh waktu dan kerja keras untuk memperbaiki. Tapi kami tak akan menyerah. Besok jadi ujian sejauh mana perubahan itu sudah mulai terlihat,” ucapnya.

Sementara itu, Kapten PSPS Achmad Faris menyerukan semangat juang kepada rekan-rekannya.

“Kami sudah berlatih keras. Sekarang tinggal bagaimana kami menjalankan instruksi pelatih dengan disiplin dan fokus penuh. Semoga hasil positif bisa kita persembahkan untuk masyarakat Riau,” kata Faris.

Laga PSPS vs Sriwijaya FC diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama lapar kemenangan dan tak ingin kembali kehilangan poin.

Sorak dukungan suporter Askar Bertuah di tribun Kaharuddin Nasution diyakini akan jadi bahan bakar tambahan untuk kebangkitan tim. Satu hal pasti, besok adalah hari penentuan: bangkit atau semakin tenggelam.

Exit mobile version