Prof Ahmad Fadli Raih 53 Suara, Terpilih Jadi Rektor UNRI 2026–2030

Prof Ahmad Fadli, S.T., M.T., Ph.D., terpilih sebagai peraih suara terbanyak dalam pemilihan Rektor Universitas Riau periode 2026–2030. (Foto: Humas Universitas Riau)
Penulis: Usman
Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45:00 WIB

RIAUEXPOSE.COM, PEKANBARU – Prof Ahmad Fadli, S.T., M.T., Ph.D., berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan rektor periode 2026–2030.

Kemenangan Ahmad Fadli menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi negeri kebanggaan masyarakat Riau untuk memperkuat kualitas pendidikan, tata kelola kampus, serta daya saing akademik.

Dalam pemungutan suara yang berlangsung melalui rapat senat tertutup pada Selasa (13/10/2026), di Ruang Indragiri, Gedung Rektorat Kampus Bina Widya, Panam, Pekanbaru, Ahmad Fadli memperoleh 53 suara, mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H., dengan 29 suara dan Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si., yang meraih 12 suara.

Hasil tersebut menempatkan Ahmad Fadli sebagai peraih suara tertinggi dalam pemilihan pimpinan UNRI untuk periode mendatang.

Meski demikian, proses administrasi dan pengusulan pelantikan kepada kementerian terkait tetap menjadi bagian dari tahapan selanjutnya.

Pemilihan rektor tersebut melibatkan anggota Senat Universitas Riau bersama perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Proses ini merupakan tahapan akhir setelah para kandidat melewati penjaringan, penyaringan di tingkat senat, serta tahapan penilaian yang telah ditetapkan.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor UNRI, Dr. M. Rasuli, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA, menyampaikan bahwa rangkaian pemilihan telah berlangsung dengan lancar dan kondusif sesuai ketentuan yang berlaku.

Ahmad Fadli sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik UNRI. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak akademiknya sebelum memperoleh dukungan mayoritas dalam pemilihan rektor.

Kemenangan ini sekaligus menempatkannya pada posisi strategis untuk melanjutkan agenda pengembangan universitas, termasuk penguatan kualitas akademik, peningkatan daya saing lulusan, dan pembenahan tata kelola kelembagaan.

Usai terpilih, Ahmad Fadli mengungkapkan pentingnya kebersamaan seluruh sivitas akademika dalam membangun universitas.

“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh sivitas akademika Unri. Saatnya kita bersatu membangun Unri yang lebih unggul dan berdampak,” ujar Ahmad Fadli, sebagaimana dikutip dari pemberitaan resmi Universitas Riau.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan universitas tidak hanya bertumpu pada kemenangan dalam pemungutan suara, tetapi juga membutuhkan kemampuan merangkul berbagai unsur kampus untuk bekerja menuju tujuan bersama.

Konsolidasi internal, penguatan tata kelola, optimalisasi aset, serta pengembangan sumber pendanaan alternatif menjadi sejumlah agenda strategis yang disorot dalam pemberitaan mengenai kepemimpinan UNRI ke depan.

Di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, UNRI dituntut terus memperkuat mutu pembelajaran, produktivitas riset, inovasi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Ahmad Fadli akan menggantikan Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., yang memimpin UNRI pada periode sebelumnya. Hasil pemilihan selanjutnya akan diusulkan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Pelantikan rektor terpilih dijadwalkan pada 20 Desember 2026 berdasarkan informasi yang disampaikan dalam pemberitaan terkait pemilihan tersebut.

Bagi masyarakat Riau, pergantian kepemimpinan UNRI bukan sekadar pergantian pejabat di lingkungan kampus.

Momentum ini menjadi harapan besar agar universitas semakin berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pencetak sumber daya manusia unggul, serta mitra strategis dalam menjawab persoalan pembangunan daerah.

Kini, perhatian tertuju pada langkah Ahmad Fadli setelah proses pemilihan. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan dukungan yang diperoleh menjadi kepemimpinan yang inklusif, tata kelola yang semakin baik, dan capaian akademik yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Reporter: Usman