Jakarta.~ Pada persidangan selebritas Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia bersama kelima terdakwa lainnya diduga mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan dari aparat penegak hukum.
“Kami berlima ini mengalami tekanan, mulai dari dipukuli, disetrum, dipaksa hingga harus mengakui barang narkoba yang bukan milik kami,” jelas Ammar, Jumat (19/12/2025).
Ammar Zoni meminta kepada majelis hakim untuk memutar rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di Rutan Salemba, Jakarta Pusat agar diperlihatkan kepada publik bagaimana tekanan yang dialaminya tersebut.
“Apa yang saya katakan seperti yang ada di video itu, tetapi berdasarkan tekanan. CCTV bisa membuktikan semuanya,” tuturnya.
Ia bersama kelima terdakwa lainnya siap bersumpah di hadapan Sang Pencipta atas apa yang diucapkannya adalah benar adanya.
“Bapak-bapak (polisi) yang duduk di bangku sebagai saksi sudah disumpah. Kami berlima bisa bersaksi di sini. Kami berlima yang merasakan tekanan itu,” jelasnya.
“Kami berlima sekali lagi yang mulia meminta agar bisa menghadirkan rekaman CCTV dari pihak rutan di tanggal 3 Januari 2025,” paparnya.
Ammar Zoni Diperas 300 Juta Distrum Dan Disiksa Didalam Rutan
Pada persidangan selebritas Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ia bersama kelima terdakwa lainnya diduga mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan dari aparat penegak hukum.
“Kami berlima ini mengalami tekanan, mulai dari dipukuli, disetrum, dipaksa hingga harus mengakui barang narkoba yang bukan milik kami,” jelas Ammar, Jumat (19/12/2025).
Ammar Zoni meminta kepada majelis hakim untuk memutar rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di Rutan Salemba, Jakarta Pusat agar diperlihatkan kepada publik bagaimana tekanan yang dialaminya tersebut.
“Apa yang saya katakan seperti yang ada di video itu, tetapi berdasarkan tekanan. CCTV bisa membuktikan semuanya,” tuturnya.
Ia bersama kelima terdakwa lainnya siap bersumpah di hadapan Sang Pencipta atas apa yang diucapkannya adalah benar adanya.
“Bapak-bapak (polisi) yang duduk di bangku sebagai saksi sudah disumpah. Kami berlima bisa bersaksi di sini. Kami berlima yang merasakan tekanan itu,” jelasnya.
“Kami berlima sekali lagi yang mulia meminta agar bisa menghadirkan rekaman CCTV dari pihak rutan di tanggal 3 Januari 2025,” paparnya.








