Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Mulai September 2025, Perjalanan Jambi–Palembang Hanya 2,5 Jam Lewat Tol Trans Sumatera

Mulai September 2025, Perjalanan Jambi–Palembang Hanya 2,5 Jam Lewat Tol Trans Sumatera

Tol Tempino-Interchange Ness

JAMBI.~ Mulai September 2025, masyarakat yang bepergian antara Jambi dan Palembang akan menikmati waktu tempuh yang jauh lebih singkat, yakni sekitar 2,5 jam, berkat rampungnya pembangunan Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi 4 (Tempino–Interchange Ness).

Ruas tol sepanjang 18,49 kilometer ini menjadi penghubung terakhir yang melengkapi jalur tol dari Bayung Lencir hingga Kota Jambi, bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo mengatakan, kehadiran tol ini diharapkan memberi manfaat besar bagi konektivitas antar daerah.

“Jalan tol dibutuhkan untuk mempercepat distribusi barang dan jasa, meningkatkan efisiensi, serta menurunkan biaya transportasi. Kehadiran ruas ini akan mendukung pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” ujarnya.

Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) Seksi 4 telah dilaksanakan pada 6–8 Agustus 2025 oleh Kementerian PUPR bersama PT Hutama Karya (Persero), melibatkan berbagai pihak seperti Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jambi, Dinas Perhubungan, Korlantas Polri, dan Badan Pengatur Jalan Tol.

Pemeriksaan meliputi struktur jalan, bahu jalan, drainase, rambu keselamatan, serta kelengkapan dokumen administrasi.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa setelah ULFO selesai, sertifikat laik operasi akan diterbitkan sehingga tol siap dibuka untuk publik.

“Dengan beroperasinya Seksi 4, perjalanan Palembang–Jambi yang sebelumnya memakan waktu 8–9 jam kini hanya sekitar 2,5–3 jam. Dari Bayung Lencir ke Ness pun turun dari tiga jam menjadi sekitar 45 menit,” kata Adjib.

Secara keseluruhan, Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi memiliki panjang 170,73 kilometer dan terbagi menjadi empat seksi. Seksi 3 (Bayung Lencir–Tempino) telah beroperasi sejak akhir 2024, sementara Seksi 1 dan 2 masih dalam tahap pembangunan.

Sementara itu, untuk Seksi 4, progres fisiknya sudah mencapai 93,03 persen dengan pembebasan lahan hampir tuntas.

Dibukanya ruas terakhir ini, mobilitas masyarakat dan arus logistik di koridor JTTS diharapkan menjadi lebih lancar, sekaligus memperkuat hubungan antar daerah di Sumatera bagian selatan-Jambi dan Riau hingga Sumut dan Aceh.

5 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png